Logo JawaPos
Author avatar - Image
Sabtu, 5 Juni 2021 | 21.15 WIB

PB PON Minta Masyarakat Papua tak Terprovokasi Polemik Nagita Slavina

Photo - Image

Photo

JawaPos.com-Panitia Besar Pekan Olahraga Nasional (PB PON) 2020 Papua meminta masyarakat di wilayahnya tidak terprovokasi. Terutama dengan polemik soal penunjukan duta dan ikon PON 2020.

Ketua Harian PB PON Papua Yunus Wonda mengatakan bahwa dalam hal penunjukan duta dan ikon PON, pihaknya sudah memasukkan keterwakilan Papua.

"Boaz Solossa merupakan keterwakilan orang Papua yang sudah kami angkat," kata Yunus. Boaz adalah mantan pemain tim nasional Indonesia dan kapten Persipura Jayapura.

Menurut Yunus, PON memang dilaksanakan di Papua. Namun, ada warna nusantara yang ingin ditampilkan dalam penyelenggaraan event olahraga nasional empat tersebut.

"Perlu diketahui, dalam acara pembukaan dan penutupan PON XX sekitar 80 persen anak-anak Papua juga akan mengisi acara tersebut," tambah wakil Ketua DPR Papua tersebut.

Lebih lanjut, Yunus mengakui bahwa PON XX merupakan event Papua. Meski demikian dia mengatakan bahwa ajang ini harus tetap melibatkan banyak pihak dan kalangan.

"Saya pikir tidak perlu berpolemik, namun harus menyiapkan diri untuk menyambut PON," katanya.

Yusuf menegaskan, suksesnya PON XX Oktober mendatang merupakan suksesnya orang Papua.

Sebelumnya, terjadi polemik mengenai penunjukan ikon PON 2020 Papua yakni artis Nagita Slavina. Banyak pihak yang menganggap, Nagita bukanlah representasi dan tidak bisa mewakili orang Papua.

Editor: Ainur Rohman
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore