alexametrics
Olimpiade Tokyo 2020

Rexy Mainaky, Eng Hian, dan Kamar Mandi

3 Agustus 2021, 10:14:32 WIB

JawaPos.com – Suatu hari pada 2013 lalu di pelatnas PP PBSI di Cipayung, Jakarta Timur. Kepala Bidang Pembinaan dan Prestasi PP PBSI Rexy Mainaky sedang melakukan rapat bersama Christian Hadinata, Lius Pongoh, dan Ricky Subagja. Mereka sedang mendiskusikan pelatih yang akan menangani sektor ganda putri. Dari nama-nama yang disodorkan, tidak ada yang cocok.

Di tengah-tengah rapat, Rexy meminta izin untuk ke kamar mandi. Dan ketika di luar ruangan rapat tersebut, secara tidak sengaja Rexy bertemu Eng Hian yang saat itu sedang berkunjung ke Cipayung.

”Saat masuk ke ruang rapat lagi, saya usulkan Eng Hian. Dan Koh Chris (sapaan Christian Hadinata) juga punya feeling yang sama,” kata Rexy. ”Pengalaman ketika kami di Inggris dulu, saya sering bertukar pikiran dengan Eng Hian, juga pengalamannya saat di Singapura juga cukup baik,” kata Rexy saat dihubungi Jawa Pos kemarin (2/8).

Feeling Rexy pun tepat. Delapan tahun berselang, Eng Hian sukses mengantarkan Greysia Polii/Apriyani Rahayu meraih emas Olimpiade 2020 Tokyo. Selain sebagai pelatih, pria yang akrab disapa Didi itu pernah meraih perunggu Olimpiade 2004 Athena bersama Flandy Limpele.

Eng Hian (kiri) dan Flandy Limpele meraih perunggu Olimpiade Athena 2004. (GOH CHAI HIN/AFP)

Hubungan Rexy dan Didi sangat dekat. Didi bahkan pernah ikut Rexy ketika melatih Inggris pada 2001–2005 lalu. Didi juga sempat melatih di Singapura (2007–2012). Rexy menceritakan, saat itu dirinya tidak ”memulangkan” Didi ke Indonesia secara khusus.

Editor : Ainur Rohman

Reporter : gil/c13/dra

Saksikan video menarik berikut ini:


Alur Cerita Berita

Lihat Semua


Close Ads