
GOR Sahabat, Semarang, menjadi tempat pembukaan IBL 2020 pada 10 Januari 2020.
JawaPos.com-Sejumlah agenda olahraga harus terhenti selama pandemi. Namun, di awal 2021, Indonesia Basketball League (IBL) mencoba untuk memutar roda kompetisi. Bahkan, persiapan IBL musim ini sudah memasuki tahap akhir.
Rencananya, seri pertama IBL bergulir pada 15 Januari. Kompetisi bakal menggunakan sistem gelembung (bubble). Mahaka Square Arena, Kelapa Gading, Jakarta Utara dipilih sebagai venue.
Sistem bubble digunakan karena mempertimbangkan situasi pandemi yang masih merebak. Dengan bertempat di satu titik, diharapkan koordinasi antar lini dari skuad dan panitia lebih terorganisir.
Baca Juga: Bersaing dengan Portugal dan Rusia, Indonesia Belum Diputus Jadi Host
Untuk menghindari munculnya klaster baru penyebaran Covid-19, IBL juga belum bisa menghadirkan penonton. "Persiapan kami sudah tahap final," kata Direktur IBL Junas Miradiarsyah kepada Jawa Pos.
Ya, dalam beberapa bulan terakhir, berbagai koordinasi sudah dilakukannya. Terutama kepada stakeholder terkait. Seperti pihak keamanan, pemerintah setempat, hingga Gugus Tugas Covid-19 dari Kemenkes dan BNPB.
Perihal protokol kesehatan yang diterapkan memang menjadi kendala terbesar untuk menggulirkan IBL. Namun, IBL tetap akan digulirkan sesuai jadwal. Dan, IBL bisa dibilang sebagai contoh percobaan cabang olahraga (cabor) permainan untuk menggelar kompetisi.
Di cabor lain seperti Liga 1 (sepak bola) dan Proliga (voli) beberapa kali mengalami penundaan. Nah, jika IBL sukses, bisa saja itu menjadi percontohan bagi cabor lain untuk menyelenggarakan kompetisi yang aman di tengah pandemi.
Direktur Pacific Surabaya Irsan Pribadi Susanto menyebutkan, pihaknya tidak ada kekhawatiran dengan penyelenggaraan IBL saat pandemi. "Kalau IBL nya sukses digelar, suatu kebanggan tersendiri bagi cabor basket," ucapnya.
Karena itu, pihaknya mempercayai semua pada manajemen IBL untuk bisa menggelar kompetisi. "Kita semua (klub) sudah diberi guide line oleh IBL," paparnya.
Hal senada diungkapkan manajer NSH Mountain Gold Timika Yusuf Arlan Ruslim. "Sejauh ini persiapan sudah menuju tahap akhir. Buat kita gak ada masalah (IBL sebagai contoh). Kita fokus latihan dan rutin melakukan PCR," ujarnya.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Persebaya Surabaya Rayakan Kembalinya Bruno Moreira, Bonek Kompak Satu Suara
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
Tanpa Eliano Reijnders dan Luciano Guaycochea! Prediksi Susunan Pemain Bhayangkara FC vs Persib Bandung
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
12 Tempat Makan Legend di Bandung yang Wajib Dicoba, Ada yang Sudah Berdiri Sejak Zaman Belanda!
Awas Macet! Besok Ribuan Buruh Demo May Day di Surabaya, Ini Jalan yang Perlu Dihindari
