
Kiper tim polo air putri Indonesia Ayudya Suidarwanty Pratiwi
JawaPos.com - Kiper tim polo air putri Indonesia Ayudya Suidarwanty Pratiwi mengakui grogi dalam pertandingan perdananya melawan Jepang di Asian Games 2018, Kamis (16/8). Pratiwi harus kebobolan 15 gol saat Merah Putih dicukur 4-15 oleh Negeri Matahari Terbit.
Pratiwi juga tak menampik bahwa ia sudah tegang sejak peluit mulainya bertandingan berbunyi.
"Saya grogi. Soalnya mereka kan tim kuat ya, pemain-pemain Olimpiade dan turnamen besar. Terus juga saya lihat perjuangan teman-teman saya luar biasa kerja kerasnya. Makanya saya deg-degan, khawatir tidak bisa menyeimbangi," katanya.
Pratiwi sendiri sebetulnya bukanlah penjaga gawang kacangan. Ia menyandang predikat sebagai penjaga gawang terbaik saat berlaga di PON 2016. Julukan tersebut diakuinya menjadi beban tersendiri ketika ia bertanding di event sebesar Asian Games 2018.
"Beban sih pasti ya. Apalagi kiper kan pertahanan terakhir. Jadi setiap kebobolan saya merasa bersalah sekali. Tapi ya dijalani saja. Menyemangati diri sendiri saja. Yang pasti habis lawan Jepang jadi pelajaran juga buat saya dan temen-temen buat coach juga, kita bakalan lakuin yang lebih baik lagi dan meminimalisir kesalahan yang terjadi hari ini," tutupnya.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
Sempat Di-blacklist Koramil, Pembangunan Koperasi Merah Putih di Tuban Dikawal Babinsa
Kecelakaan Kereta dan KRL di Bekasi Timur, KAI Fokus Evakuasi Para Korban
11 Rekomendasi Gudeg Terenak di Jakarta, Kuliner Manis yang Tak Kalah Legit Seperti di Jogjakarta
Terkendala Lahan dan Faktor Teknis, 7 Koperasi Merah Putih di Sukoharjo Jawa Tengah Belum Dibangun
