Atlet wushu Indonesia Edgar Xavier Marvelo berpose dengan medali emasnya usai upacara penghargaan pemenang (UPP) wushu taolu putra SEA Games 2025. (ANTARA)
JawaPos.com - Atlet wushu Indonesia Edgar Xavier Marvelo mempersembahkan medali emas pada nomor taulo gabungan Chang Quan, Dao Shu, dan Gunshu di SEA Games Thailand 2025 yang sekaligus menjadi penampilan terakhirnya membela Indonesia di ajang tersebut, dikutip dari ANTARA.
“Puji Tuhan hari ini saya bisa mendapatkan medali emas. Selama dua hari pertandingan, apa yang kami latih dan persiapkan bisa ditampilkan secara maksimal di arena,” kata Edgar seusai pertandingan, Minggu.
Medali emas ini menjadi emas keempat Edgar sepanjang partisipasinya di SEA Games. Atlet berusia 27 tahun itu sebelumnya meraih emas pada SEA Games 2019 melalui nomor daoshu/gunshu dan duilian, serta emas nomor changquan pada SEA Games 2023.
Edgar menegaskan capaian tersebut bukan hasil kerja individu semata, melainkan buah dari dukungan banyak pihak yang terlibat dalam perjalanan kariernya. “Medali ini kalau dilihat orang mungkin hanya kepingan logam. Tapi cerita di baliknya sangat panjang. Banyak sekali orang yang berkontribusi,” kata Edgar.
Ia menyampaikan rasa terima kasih kepada berbagai pihak yang telah mendukungnya selama ini. “Terima kasih untuk Tuhan, keluarga, pelatih, pengurus, dan teman-teman. Medali ini adalah lambang kami saling menguatkan,” ujarnya.
Edgar juga mengungkapkan makna personal dari medali emas tersebut. “Yang pasti medali ini untuk Indonesia. Lalu untuk pelatih, keluarga, dan orang-orang terdekat. Dan yang paling spesial, medali ini saya persembahkan untuk calon anak saya,” kata Edgar, seraya berharap anaknya kelak lahir dalam kondisi sehat.
Selain menjadi emas keempatnya di SEA Games, capaian di Thailand ini juga menandai akhir perjalanan Edgar sebagai atlet SEA Games. Ia menyebut akan mengalihkan fokusnya ke keluarga setelah turnamen ini.
“Mungkin ini medali terakhir saya untuk Indonesia di SEA Games. Ke depan saya masih ingin berkontribusi untuk Indonesia, tapi mungkin di bidang lain. Prioritas saya sekarang adalah keluarga,” ujar Edgar.
Edgar menambahkan bahwa kehadiran untuk keluarga menjadi pertimbangan utamanya dalam mengambil keputusan tersebut. “Apa artinya semua medali kalau saya tidak bisa hadir untuk keluarga saya,” katanya.

Jika Persija Jakarta Gagal Juara, The Jakmania Punya Kesempatan Melihat Bobotoh Menangis
10 Rekomendasi Restoran Paling Populer di Surabaya dengan Menu Lengkap dan Harga Variatif
14 Kuliner Malam Bandung yang Paling Enak dan Selalu Ramai hingga Larut Malam dengan Suasana Seru dan Rasa Lezat
Tak Peduli Larangan ke Jepara, The Jakmania Sebut Kebiasaan atau Takut Main di Jakarta saat Persija Jamu Persib
18 Rekomendasi Kuliner di Tangerang untuk Keluarga, Tempat Makan Favorit dari Tradisional sampai Modern
Mengenal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026: Aturan, Materi, dan Ambang Batas
Korban Rudapaksa di Cipondoh Jalani Trauma Healing, DP3AP2KB Kota Tangerang Beri Pendampingan Khusus
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
Bocoran Soal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
