
Tim taekwondo nomor poomsae berhasil meraih medali emas pertama untuk Indonesia di SEA Games 2025 . (Dok: NOC Indonesia/Didik Setiawan)
JawaPos.com - Cabang olahraga taekwondo berhasil meraih medali emas pertama untuk SEA Games 2025 lewat nomor men's recognized poomsae team. Muhammad Alfi Kusuma sebagai salah satu anggota tim mengaku bahagia bisa jadi pencetak sejarah.
Tim taekwondo recognized poomsae Indonesia yang beranggotakan Muhammad Rizal, Muhammad Hafizh Fachrul Rhazy, dan Muhammad Alfi Kusuma tampil solid di Island Hall 3rd Floor, Fashion Island Shopping Mall. Rizal dkk tampil solid.
Ketiga atlet tersebut tampil luar biasa di final dan sukses mengalahkan Filipina. Sementara medali perunggu diraih oleh Malaysia dan Thailand yang kandas di babak semifinal.
Rasa bahagia dan bangga pun tak mampu disembunyikan oleh Alfi, salah satu anggota tim. Sebab mereka jadi pembuka keran medali emas tim Indonesia.
“Alhamdulillah tim taekwondo berhasil meraih medali emas pertama untuk Tim Indonesia. Perasaan kami sangat bahagia dan terharu. Ini menjadi pecah telur bagi Indonesia, sekaligus buah dari latihan keras yang kami jalani,” kata Alfi usai pertandingan, dalam keterangan resmi NOC Indonesia.
Menurut Alfi, medali emas pertama taekwondo untuk Tim Indonesia di SEA Games 2025 ini memiliki arti spesial untuk dia dan tim. Apalagi, ini menjadi sebuah pencapaian yang terbaik buat tim poomsae putra Indonesia sejauh ini.
“Emas ini sangat berarti. Selama ini kami selalu berada di posisi ketiga, dan akhirnya kami berhasil pecah telur meraih medali emas,” kata Alfi.
“Di balik pencapaian ini, ada begitu banyak pengorbanan, waktu, jauh dari keluarga, dan rindu kepada orang-orang terkasih. Medali emas ini adalah hidup dan kebanggaan kami. Segalanya,” tambah dia.
Sementara bagi Alfi pribadi, dia mempersembahkan emas ini untuk seluruh masyarakat Indonesia dan segenap tim yang telah mendukungnya selama ini.
“Bagi saya pribadi, medali emas ini untuk seluruh rakyat Indonesia yang selalu memberi dukungan dan kepercayaan kepada kami,” katanya.
“Tentu juga untuk kedua orang tua kami, serta pelatih yang telah dengan sabar membimbing kami, meski dalam segala keterbatasan. Tanpa doa mereka, kami tidak mungkin berada di titik ini,” imbuh Alfi.
Sementara itu, Chef de Mission (CdM) untuk SEA Games Thailand 2025, Bayu Priawan Djokosoetono mengucapkan syukur atas medali pertama yang diraih kontingen Indonesia. Ia menyebut emas ini jadi modal untuk tim ke depannya.
“Alhamdulillah akhirnya Tim Indonesia pecah telur juga, dapat medali emas pertama di SEA Games Thailand 2025. Terima kasih para atlet atas dedikasinya, perjuangannya buat Tim Indonesia. Luar biasa, ini jadi modal bagus buat ke depannya. Masih banyak harapan, masih banyak peluang,” ungkap Bayu.
“Tadi saya juga dapat info kalau cabor canoe meraih medali emas. Alhamdulillah. ini jadi emas kedua. Kita tunggu emas ketiga dan seterusnya buat Tim Indonesia. Semoga dua emas ini jadi motivasi cabor lain buat menyumbangkan medali emas juga buat Indonesia di SEA Games ini. Semoga kita akan lebih sering mendengar Indonesia Raya berkumandang di Thailand ini ke depannya,” imbuhnya.

Persib Bandung Dilaporkan Berburu 2 Winger Kiri Baru demi Prestasi di AFC, Nilai Pasarnya Lewati Thom Haye!
Persebaya Surabaya Dikabarkan Rekrut 2 Striker dan 2 Bek Baru, Ada Punggawa Tim Nasional
11 Kuliner Maknyus Sekitar Kebun Raya Bogor, Tempat Makan yang Sejuk, Nyaman dan Enak
Jadwal Shalat Idul Adha 2026 di Jakarta, Bandung, Surabaya, dan Kota Besar Lainnya
Dulu Antreannya Mengular dan Jadi Buah Bibir Media Sosial, Kini Terlihat Lengang: Mengulik 5 Tempat Makan yang Sempat Viral Lalu Sepi Pengunjung
16 Tempat Wisata Terbaik di Pandaan Pasuruan yang Buat Liburan Penuh Panorama Alam, Pegunungan dan Ketenangan
20 Cafe Paling Instagramable di Surabaya, Tempat Ngopi yang Bukan Hanya Kuliner Enak tapi Juga Estetik
14 Angkringan Paling Nikmat di Surabaya, Tempat Nongkrong Seru Sambil Kuliner dan Jajan
Breaking News! Persebaya Surabaya Deal Rekrut Yuran Fernandes, Green Force Dapatkan Pengganti Gustavo Fernandes
10 Kuliner Lezat Dekat Stasiun Pasar Turi Surabaya, dari Lontong Balap hingga Nasi Bebek
