Pembalap Scuderia Ferrari F1 Team Charles Leclerc. (Dok. Ferrari)
Jawapos.com - Charles Leclerc tengah melakoni musim yang sulit di balapan Formula 1 (F1) musim 2025. Kendati demikian, pembalap berpaspor Monako itu mengaku akan tetap bersama Ferrari dan tidak memikirkan kemungkinan berganti tim.
Hingga pertengahan musim ini, Charles Leclerc belum sekalipun meraih kemenangan di balapan Grand Prix. Torehan terbaiknya adalah finis di posisi dua dengan catatan lima kali podium.
Hal tersebut membuat Ferrari menjadi satu-satunya tim yang belum meraih kemenangan di antara empat tim teratas di klasemen konstruktor.
Namun, hal tersebut tidak menyurutkan kepercayaannya untuk mengejar titel juara dunia bersama Ferrari. Pembalap 27 tahun itu kembali menegaskan komitmennya untuk tim Cavallino.
Dilansir dari Crash, Charles menyebut masih memiliki kepercayaan penuh dengan proyek yang dia dan timnya kerjakan. Hal itu dilandaskan oleh kecintaan pada tim yang telah membesarkannya tersebut.
"Karena saya mencintai tim ini, saya rasa itulah jawabannya (mengapa tidak meninggalkan tim)," ucap Leclerc seperti dikutip dari Crash (19/9).
"Saya selalu mencintai Ferrari dan itu mendorong motivasi saya untuk membawa Ferrari kembali ke atas, tidak penting seberapa lama itu akan terwujud," tegasnya.
Debut di F1 bersama Ferrari pada 2018 silam, pemilik gelar juara dunia F2 2017 itu baru mengemas delapan kemenangan Grand Prix, 48 kali podium, dan 27 kali menempati pole positions.
Sebelum menunggangi mobil SF-25 di tahun ini, Leclerc sempat diberi mobil tercepat di lintasan pada 2022. Namun, hal tersebut tidak cukup membantunya lantaran terdapat pengembangan di tengah musim.
Adapun di 2024, Ferrari harus rela melepas titel juara pabrikan kepada McLaren yang memimpin 14 poin di akhir musim. Musim ini, hal tersebut sangat mungkin terulang mengingat perolehan poin McLaren di puncak hampir tidak mungkin dikejar oleh siapapun.
Tim berjuluk Papaya tersebut memimpin dengan 617 poin, terpaut 337 poin dari Ferrari di tempat kedua. McLaren bahkan dapat menyegel gelar juaranya andai dua pembalap mereka mampu mendulang poin di balapan akhir pekan nanti.
Mengingat hal tersebut, Leclerc tidak semata-mata menghapus kekecewaan akibat hasil yang kurang memuaskan sejauh ini. Dirinya meminta untuk semuanya berbenah, tidak hanya timnya, tetapi juga dia sendiri.
"Tentu ini tidak menghapus kekecewaan dari hasil yang saya dapat di awal musim ketika saya melihat kami sebenarnya hanya berjarak sedikit di belakang McLaren," ucap Leclerc.
Pada balapan terakhir di Monza yang notabene kandang Ferrari, Leclerc kembali gagal podium dan hanya mampu mengakhiri balapan di posisi empat.

16 Tempat Wisata Terbaik di Pandaan Pasuruan yang Buat Liburan Penuh Panorama Alam, Pegunungan dan Ketenangan
Persebaya Surabaya Dikabarkan Rekrut 2 Striker dan 2 Bek Baru, Ada Punggawa Tim Nasional
Berburu Oleh-Oleh Khas Pasuruan? Ini 15 Buah Tangan yang Cocok untuk Keluarga di Rumah Berdasarkan yang Paling Dicari Wisatawan
Pemerintah Cabut Izin 2.231 Pengecer dan Distributor Pupuk Subsidi yang Rugikan Petani
Jadwal Shalat Idul Adha 2026 di Jakarta, Bandung, Surabaya, dan Kota Besar Lainnya
Abu Janda Dilaporkan ke Polisi Oleh Ikatan Keluarga Minang Hari Ini, Buntut Sebut Sumbar 'Barbar' dan Intoleran
Dulu Antreannya Mengular dan Jadi Buah Bibir Media Sosial, Kini Terlihat Lengang: Mengulik 5 Tempat Makan yang Sempat Viral Lalu Sepi Pengunjung
11 Kuliner Maknyus Sekitar Kebun Raya Bogor, Tempat Makan yang Sejuk, Nyaman dan Enak
Persib Bandung Dilaporkan Berburu 2 Winger Kiri Baru demi Prestasi di AFC, Nilai Pasarnya Lewati Thom Haye!
Orang yang Semakin Cantik Secara Fisik Seiring Bertambahnya Usia Biasanya Mengadopsi 6 Kebiasaan Sehari-hari Ini Menurut Psikologi
