Max Verstappen. (Instagram @maxverstappen1)
JawaPos.com – McLaren berhasil mengunci barisan terdepan dalam kualifikasi Grand Prix Belanda 2025. Oscar Piastri tampil impresif dengan merebut posisi teratas, meski Lando Norris lebih konsisten memimpin pada sesi latihan bebas.
Dilansir dari laman Motorsport pada Minggu (31/8), Diketahui Max Verstappen mampu memperkecil selisih catatan waktunya secara signifikan dibandingkan hasil FP3, sehingga tetap dianggap sebagai ancaman utama.
Di sisi lain, Verstappen sendiri bersikap lebih realistis dengan mengaku targetnya hanya menjaga posisi ketiga. Ia menilai kecepatan mobil Red Bull musim ini lebih stabil di kualifikasi ketimbang saat balapan.
Namun, kepala tim McLaren Andrea Stella tetap menekankan pentingnya fokus untuk mengalahkan Verstappen lebih dulu sebelum mempertimbangkan duel internal antara Norris dan Piastri.
Stella menyoroti adanya ban lunak baru yang dimiliki Verstappen sebagai potensi senjata ampuh. Menurutnya, ban tersebut dapat menjadi faktor pembeda apabila digunakan secara tepat pada momen krusial balapan.
Meski demikian, ia menegaskan prioritas utama McLaren adalah mengamankan finis 1-2 di depan Red Bull.
Pirelli selaku pemasok ban memprediksi strategi satu pit stop dengan kombinasi medium-keras akan menjadi pilihan ideal di Zandvoort.
Namun, keberadaan satu set ban lunak tambahan membuka opsi fleksibilitas bagi Red Bull. Ban tersebut bisa dipakai pada akhir balapan, terutama jika muncul kondisi seperti safety car atau kebutuhan stint tambahan.
Mario Isola dari Pirelli menjelaskan bahwa strategi dua kali pit stop tetap memungkinkan, meski kurang realistis.
Opsi ban lunak-keras-sedang dinilai lebih efektif untuk skenario itu, dengan keuntungan cengkeraman ekstra di awal balapan. Akan tetapi, Red Bull tampaknya lebih condong pada strategi satu kali berhenti demi menjaga posisi trek.
Dengan demikian, Verstappen diprediksi menjadikan ban lunak sebagai alternatif strategi cadangan. Keberhasilan Red Bull dalam memanfaatkannya sangat bergantung pada kondisi cuaca dan konsistensi kecepatan McLaren.
Apabila McLaren mampu tampil dominan seperti tahun sebelumnya, keunggulan strategis ban tambahan itu mungkin tidak akan berpengaruh besar.

Profil Ikhwan Ali Tanamal: Winger Baru Persib Bandung Menyala di Piala Presiden 2026, Wonderkid Tulehu Dikontrak hingga 2028
Bentrok Maut Tambak Matraman, Satu Orang Tewas, Motor hingga Rumah Semi Permanen Dibakar
Prediksi Skor PSMS Medan vs Port FC Piala Presiden 2026: Debut Bruno Moreira Usai Tinggalkan Persebaya Surabaya
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Kronologi Tewasnya Satpam Jatiluhur Purwakarta: Rekam Vandalisme hingga Tewas Terborgol
Prediksi Susunan Pemain PSMS Medan vs Port FC di Piala Presiden 2026: Port Lions Masih Terlalu Digdaya!
Profil Fajar Listyantara, Legenda PSS Sleman dan PSIM Yogyakarta yang Meninggal Dunia Akibat Gagal Ginjal
5 Bintang Sepak Bola yang Alami Kenaikan Nilai Pasar setelah Piala Dunia FIFA 2026
Prediksi PSMS Medan vs Port FC di Piala Presiden 2026: Ujian Berat Ayam Kinantan Hadapi Sang Juara Bertahan
Prediksi Skor Persebaya Surabaya vs Persija Jakarta di Piala Presiden 2026: Momentum Green Force Unjuk Gigi
