
Janice Tjen saat beraksi di US Open 2025. (Dok. USTA)
JawaPos.com - Janice Tjen akan menghadapi Emma Raducanu di babak kedua US Open 2025. Petenis berusia 23 tahun itu mengaku sangat antusias menatap duel kontra sosok yang menginspirasi dirinya semasa kuliah.
Janice Tjen mencatatkan debut sensasional saat menghadapi unggulan ke-24, Veronika Kudermetova dari Rusia. Ia menang lewat pertarungan tiga set, 6-4, 4-6, 6-4 di hard court USTA Billie Jean King Tennis Center pada Minggu (24/8) waktu setempat atau Senin dini hari WIB.
Petenis kelahiran Jakarta tampil apik berkat servis besarnya. Dia mencatatkan 26 winner dan 91 total poin, lebih banyak dari lawannya 20 winner dan 84 total poin, untuk meraih kemenangan dalam waktu dua jam 12 menit.
“Saya cukup senang dengan apa yang telah saya mainkan hari ini, bisa mengeksekusi apa yang saya dan pelatih saya telah rencanakan. Di set ketiga saya mencoba lebih fokus dan lebih tenang,” ucap Janice Tjen dalam jumpa pers, dipetik dari laman US Open.
Kemenangan atas Kudermetova membuat Janice Tjen menyamai prestasi terbaik legenda tenis Indonesia Yayuk Basuki pada tunggal US Open yang mencapai babak kedua turnamen Grand Slam akhir tahun tersebut pada 1991 dan 1997.
Selain itu, Janice Tjen juga mengakhiri penantian panjang petenis tunggal putri Indonesia meraih kemenangan dalam pertandingan grand slam sejak Angelique Widjaja pada Wimbledon 2003.
“Saya masih belum bisa memproses emosi sekarang setelah selesai pertandingan, tapi senang bisa melaju," katanya.
"Saya sedikit menitikan air mata. Pelatih saya hanya bilang bangga kepada saya dan senang karena permainan yang kita rencanakan bisa berjalan dengan baik,” tambah Janice Tjen.
Berikutnya Janice Tjen bakal menantang Emma Raducanu dari Inggris pada babak kedua US Open 2025. Emma yang merupakan juara US Open 2021, berhasil maju ke babak kedua usai mengalahkan Ena Shibahara dengan 6-1, 6-2 dalam waktu 62 menit.
Bagi Janice, Emma Raducanu adalah inspirasinya. Dia jadi saksi keberhasilan petenis asal Inggris tersebut menjuarai US Open empat tempat tahun lalu.
“Emma sangat besar dan semua orang suka Emma. Waktu Emma menang saya sedang di Universitas, dan sedang cedera, jadi hanya bisa menonton pertandingan tenis. Melihat dia melakukannya menginspirasi saya, membuat saya ingin bisa melakukan hal yang sama,” ujar Janice Tjen.
Janice Tjen pun sangat bersemangat untuk menghadapi Emma Raducanu. Apalagi laga ini diyakini bakal menyita perhatian banyak orang mengingat sang lawan adalah pemain besar.
“Yang pertama ada di pikiran saya ketika tahu akan berhadapan dengan Emma adalah pertandingan ini bisa jadi ditonton lebih banyak orang. Dia pemain yang sangat terkenal, dan saya bersemangat untuk kesempatan ini,” tutur Janice Tjen.

10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
Koperasi Desa Merah Putih di Pakuhaji Sepi dan Bangunan Sederhana, Dinkop UMKM Tangerang: Tidak Dibangun dari Dana Agrinas
14 Rekomendasi Gado-Gado Paling Recomended di Surabaya, Cita Rasa Klasik Autentik dan Harga Ramah di Kantong
Kemendiktisaintek Ubah Nama Prodi Teknik jadi Rekayasa, ini Daftarnya
12 Rekomendasi Mall Terbaik di Tangerang 2026: Destinasi Belanja, Kuliner & Lifestyle Favorit
Update Klasemen Usai MotoGP Catalunya 2026: Jorge Martin Gigit Jari, Bezzecchi Masih Tak Tersentuh
Jadwal Moto3 Catalunya 2026: Veda Ega Pratama Siap Jaga Konsistensi di Barcelona
5 Mall Terbaik dan Paling Cozy di Solo, Cocok untuk Menikmati Kuliner, Belanja, dan Nongkrong di Satu Tempat
Sekjen Laskar Merah Putih Minta Presiden Perhatikan Para Jaksa: Mereka Belum Dapat Apresiasi yang Proporsional
Jadwal dan Link Live Streaming Moto3 Catalunya 2026! Misi Berat Veda Ega Pratama Start P20
