Logo JawaPos
Author avatar - Image
Kamis, 21 Agustus 2025 | 21.11 WIB

5 Risiko Cedera dari Olahraga Padel yang Lagi Tren 2025, Salah Satunya Ketegangan Otot

Warga berolahraga Padel di Jakarta, Minggu (13/07/2025). (Hanung Hambara/Jawa Pos)

JawaPos.com - Padel kini merupakan salah satu jenis olahraga raket dari Amerika Selatan pada 1970-an. Olahraga itu mengombinasikan tenis dan squash. Pada 2025 ini, olahraga padel menjadi kegemaran khalayak di Indonesia.  

Banyak artis papan atas yang mengisi aktivitasnya dengan berolahraga padel. Sebut saja Raffi Ahmad, Nagita Slavina, Aurel Hermansyah, Luna Maya, Aaliyah Massaid, dan Ayu Dewi. Kegiatan mereka terunggah pada akun Instagram, @raffinagita1717. 

Olahraga padel dimainkan di lapangan yang ukurannya lebih kecil dari lapangan tenis. Padel menjadi semakin populer di semua kalangan karena tidak membutuhkan kemampuan teknis tinggi dalam memainkannya.  

Manfaat Olahraga Padel

Berdasarkan dari penelitian Jurnal Internasional, berjudul ‘The Role of Padel in Improving Physical Fitness and Health Promotion: Progress, Limitations, and Future Perspectives’ menyatakan bahwa latihan padel yang dilakukan rutin bisa meningkatkan kebugaran fisik dan kesehatan.  

Melansir dari laman Siloam hospital, bermain padel ternyata selain memberikan manfaat untuk fisik, juga terhadap kesehatan mental.  

Orang dewasa disarankan berolahraga padel selama 150-300 menit per minggu. Hal ini ditujukan pada intensitas sedang. Tujuannya menjaga kebugaran tubuh dan padel bisa menjadi pilihan olahraga yang tepat untuk pemenuhan tersebut.  

Sebagaimana diketahui olahraga padel melatih koordinasi mata dan tangan. Padel juga memiliki manfaat untuk membantu meningkatkan fungsi otak.  

Tak hanya itu, bermain padel juga baik untuk kesehatan jantung dan paru-paru karena dalam pengaplikasiannya membutuhkan gerakan cepat dan singkat, berulang, dan sedikit istirahat. 

Hal ini berdasar dari laman resmi rumah sakit siloam, siloamhospitals.com.  

Manfaat lainnya dalam bermain padel adalah membantu mengurangi stres dan dapat membantu mencegah depresi sebagaimana dinyatakan dalam ‘Better Together: How Group-Based Physical Activity Protects Against Depression’ dalam jurnal Social Science and Medicine (2021). 

Risiko Olahraga Padel  

Selain memberikan manfaat, olahraga padel bisa beresiko jika tidak dilakukan dengan teknik yang tepat. Berikut lima risiko cedera yang akan terjadi, di antaranya: 

Editor: Ilham Safutra
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore