Max Verstappen dan Lewis Hamilton. (Crash)
JawaPos.com – Max Verstappen diprediksi akan menghadapi kesulitan pada era mobil Formula 1 (F1) 2026, serupa dengan yang dialami Lewis Hamilton pada generasi mobil ground-effect saat ini.
Lewis Hamilton sendiri belum mampu kembali ke performa terbaiknya sejak Grand Prix Abu Dhabi 2021 yang kontroversial, dan terus terlempar dari posisi puncak F1.
Sementara itu, Verstappen mendominasi empat musim terakhir hingga daya saing Red Bull menurun drastis pada paruh kedua musim lalu.
Dilansir dari laman Crash pada Kamis (14/8), Prediksi ini disampaikan mantan pembalap Italia, Davide Valsecchi, yang menilai bahwa adaptasi terhadap regulasi baru akan lebih mudah dilakukan oleh pembalap muda.
Menurutnya, fenomena seperti Verstappen bisa saja tidak lagi tampak istimewa ketika regulasi F1 2026 mulai berlaku. Valsecchi menekankan bahwa usia memengaruhi kemampuan beradaptasi, sebagaimana yang dialami Valentino Rossi saat berpindah tim di MotoGP.
Lewis Hamilton, yang kini berusia 40 tahun dan menjadi pembalap tertua kedua di F1 setelah Fernando Alonso, masih menyimpan harapan memecahkan rekor gelar dunia kedelapan.
Baca Juga: Max Verstappen Sebut Akhir Pekan Red Bull Pada F1 Hungaria Sebagai Salah Satu yang Terburuk
Namun, perjuangannya di Ferrari sejauh ini belum membuahkan hasil maksimal. Valsecchi menilai Ferrari harus tetap mempertahankan Hamilton karena pengalamannya yang tak tertandingi di tim saat ini.
Meski begitu, masa depan Hamilton di F1 kembali dipertanyakan setelah ia meminta Ferrari menggantikannya pada Grand Prix Hungaria usai sesi kualifikasi yang buruk. Komentator F1 Martin Brundle juga meragukan kemampuan Hamilton untuk bertahan dua musim lagi dengan hasil yang minim.
Namun, Hamilton berharap dapat kembali segar setelah jeda musim panas menjelang Grand Prix F1 Belanda.
Perhatian kini mulai beralih ke pengembangan mobil Ferrari untuk menyambut regulasi F1 2026. Perubahan besar dalam desain dan teknologi diharapkan akan membawa peluang baru bagi tim dan pembalap.
Namun, tantangan adaptasi tetap menjadi faktor penentu, baik bagi Verstappen maupun Hamilton, dalam mempertahankan daya saing di era baru F1 tersebut.

Pertandingan Perpisahan Bruno Moreira? Kapten Persebaya Surabaya Kirim Sinyal Emosional Jelang Lawan Persis Solo
11 Kuliner Gudeg Paling Recomended di Surabaya dengan Harga Murah Meriah Tapi Rasa Tidak Murahan
Mengenal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026: Aturan, Materi, dan Ambang Batas
10 Batagor Terenak di Bandung dengan Bumbu Kacang Istimewa, Kuliner Murah Meriah dengan Rasa Premium
Prediksi Skor Bayern Munchen vs PSG: Siapa yang akan Bertemu Arsenal di Final Liga Champions?
14 Spot Gudeg di Bandung dengan Cita Rasa Khas Yogyakarta yang Autentik dan Menggugah Selera
7 Hidden Gem Kuliner Sunda di Bogor yang Enak dan Wajib Dicoba, Suasana Asri dan Menunya Autentik
13 Gudeg Paling Enak di Solo dengan Harga Terjangkau, Rasa Premium, Cocok untuk Kulineran Bareng Keluarga!
12 Rekomendasi Kuliner Malam di Surabaya dengan View Terbaik untuk Nongkrong Santai dan Pemandangan yang Memukau
Prediksi Skor Bayern Munchen vs PSG: Sejarah Die Roten Selalu Lolos dari Semifinal Liga Champions, Masih Dominan Lawan Klub Ligue 1
