Charles Leclerc dan Lewis Hamilton. (Instagram @scuderiaferrari)
JawaPos.com – Paruh pertama musim Formula 1 2025 menjadi periode sulit bagi Lewis Hamilton. Juara dunia tujuh kali yang bergabung dengan Ferrari pada awal musim ini belum meraih podium dalam 14 Grand Prix, hanya mencatat satu kemenangan pada Sprint Race Tiongkok.
Dilansir dari laman Bein Sports pada Rabu (13/8), Hasil yang jauh dari ekspektasi membuat pembalap asal Inggris itu mengaku frustrasi, bahkan menyebut dirinya sama sekali tidak berguna dan mengisyaratkan Ferrari mungkin perlu mencari pembalap lain.
Pernyataan Hamilton menimbulkan kekhawatiran di media dan internal tim. Namun, Charles Leclerc, rekan setimnya sekaligus pembalap andalan Ferrari musim ini, memberikan dukungan penuh kepada pembalap senior tersebut.
Leclerc menegaskan bahwa kesuksesan tim harus menjadi prioritas di atas rivalitas pribadi, seraya menyatakan keyakinannya bahwa Hamilton akan bangkit di paruh kedua musim.
Leclerc menyampaikan bahwa ia ingin Ferrari kembali ke puncak bersama Hamilton.
“Kami adalah sebuah tim. Sebesar keinginan saya untuk finis di depan Lewis, saya ingin kami berdua sukses.” ujar Charles Leclerc seperti dikutip pada Bein Sports.
Baca Juga: Charles Leclerc Tarik Ucapan Emosional, Ungkap Sasis Rusak Jadi Biang Performa Anjlok di F1 Hungaria
Setelah Grand Prix Hungaria, di mana Hamilton untuk pertama kalinya dalam kariernya finis di luar zona poin, Leclerc tetap memandang masa depan dengan optimis.
Bahkan sebelumnya di Belgia, ia menegaskan tujuannya bukan untuk mengalahkan Hamilton secara pribadi, melainkan membawa Ferrari kembali menjadi penantang gelar.
Kondisi Hamilton semakin memprihatinkan dengan catatan kualifikasi yang rendah, termasuk posisi start ke-18, ke-16, dan ke-12, salah satunya di Sprint Spa-Francorchamps. Kendati demikian, Leclerc menegaskan bahwa kemampuan dan dedikasi Hamilton tidak perlu diragukan.
Kepala tim Ferrari, Frédéric Vasseur, juga memberikan dukungan kepada Hamilton. Ia mengakui bahwa proses adaptasi sang juara dunia itu sulit setelah menghabiskan dua dekade bersama Mercedes dan McLaren.
Memasuki paruh kedua musim, Ferrari menghadapi tantangan ganda yakni memperbaiki performa keseluruhan dan membantu Hamilton kembali menemukan performa terbaiknya.

15 Kuliner Soto Ayam Paling Lezat di Surabaya dengan Kuah Kuning Pekat, Koya Memikat dan Topping Nikmat
10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
10 Rekomendasi Mall Terlengkap di Surabaya, Surganya Liburan Anak Muda Buat Shopping
Diperiksa 2 Jam soal Penyalahgunaan AI, Freya JKT48 Serahkan Bukti Akun Baru ke Polisi
Santriwati di Pekalongan Diklaim Keluarga Hamil Tanpa Berhubungan, Masa Iya?
14 Rekomendasi Gado-Gado Paling Recomended di Surabaya, Cita Rasa Klasik Autentik dan Harga Ramah di Kantong
10 Tempat Makan Pempek Favorit di Bandung, Pilihan Menu Lengkap, Rasa Autentik, dan Perpaduan Cuko yang Kaya Rempah
Gelombang Dukungan untuk Nicko Widjaja Menguat Usai Tuntutan 11 Tahun
17 Kuliner Gado-Gado Paling Laris di Jakarta, Cocok untuk Makan Siang Bersama Teman dan Keluarga
20 Cafe Paling Instagramable di Surabaya, Tempat Ngopi yang Bukan Hanya Kuliner Enak tapi Juga Estetik
