
Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri siap tampil di babak 16 besar Japan Open 2025. (Dok. PBSI)
JawaPos.com - Kebersamaan ganda putra Indonesia, Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri, akan bertahan lebih lama. Pasangan juara China Open 2025 itu didaftarkan untuk dua turnamen ke depan.
Keberhasilan Fajar/Fikri menjuarai China Open 2025 akhir Juli lalu membuat tim kepelatihan di Persatuan Bulu Tangkis Seluruh Indonesia (PBSI) memutuskan untuk tidak memisahkan keduanya. Alhasil, pasangan ranking 43 dunia itu didaftarkan untuk ajang China Masters Super 750 (16-21 September) dan Korea Open Super 500 (23-28 September).
Sementara itu, Muhammad Rian Ardianto yang sebelumnya berpasangan dengan Fajar Alfian, juga mendapatkan rekan anyar. Dia dipasangkan dengan Yeremia Erich Yoche Yacob Rambitan dan juga didaftarkan di ajang China Masters dan Korea Open.
Antonius Budi Ariantho sebagai pelatih mengatakan keputusan ini diambil untuk melihat konsistensi Fajar/Fikri setelah sukses meraih gelar juara. Adapun ini dilakukan sekaligus guna mencari kombinasi-kombinasi baru yang bisa bersaing di level atas.
"Kemarin melihat penampilan dan performa Fajar/Fikri cukup baik di Japan dan China Open, saya mau coba melihat mereka lagi apakah mereka bisa konsisten bersaing di level atas," kata Anton dalam rilis resmi PBSI, Selasa (5/8/2025).
"Begitu juga dengan Rian/Yeremia, statusnya uji coba dua turnamen dulu, saya mau lihat seperti apa. Masih ada Rahmat juga yang bisa dicoba," lanjutnya.
Fajar/Fikri sudah dipasangkan untuk dua turnamen terakhir, yakni di Japan dan China Open bulan lalu. Dalam dua turnamen terakhir tersebut, mereka menunjukkan hasil yang cukup impresif.
Pada turnamen pertamanya di Japan Open, Fajar/Fikri sukses melesat masuk hingga ke babak perempatfinal. Sayangnya, di babak tersebut mereka harus mengakui keunggulan pasangan Malaysia, Goh Sze Fei/Nur Izzuddin, setelah melewati tiga set sengit dengan skor akhir 13-21, 21-17, dan 20-22.
Terhenti di babak perempatfinal, Fajar/Fikri bertekad untuk meraih hasil lebih baik lagi di turnamen berikutnya, yakni China Open. Perjuangan mereka pun berbuah manis dengan keberhasilan merebut gelar juara seusai menumbangkan pasangan Malaysia di partai final dengan skor 21-15 dan 21-14.
Anton mengungkapkan bahwa program uji coba ini direncanakan berlangsung sampai akhir tahun. Dia berharap tren positif yang diraih Fajar/Fikri bisa terus terjaga dan menular ke pasangan-pasangan lain.
"Program ini akan berakhir sampai akhir tahun ini dan akan dievaluasi lagi seperti apa," terang Anton.
Menurutnya, apabila pasangan tersebut bisa terus menerus menunjukkan penampilan yang konsisten, bukan tidak mungkin kalau mereka akan dipermanenkan ke depannya.
"Jika Fajar/Fikri bisa konsisten permainannya, kemungkinan bisa dipatenkan, begitu juga dengan pasangan-pasangan yang lain yang bisa menunjukkan hasil positif," pungkasnya.

Prediksi Skor Tanjung Verde vs Arab Saudi di Piala Dunia 2026: Misi Blue Sharks Pulangkan Green Falcons
Prediksi Skor Mesir vs Iran di Piala Dunia 2026: The Pharaohs Selangkah Lagi ke 32 Besar Piala Dunia 2026
Prediksi Skor Selandia Baru vs Belgia di Piala Dunia 2026: Pembuktian Romelu Lukaku Belum Habis!
Prediksi Skor Uruguay vs Spanyol di Piala Dunia 2026: La Roja Tak Ingin Tersandung, La Celeste Wajib Menang
Prediksi Skor Aljazair vs Austria di Piala Dunia 2026: Tiket 32 Besar Dipertaruhkan, Duel Sengit Berpotensi Imbang
Prediksi Skor Kroasia vs Ghana di Piala Dunia 2026: Duel Penentu Tiket 32 Besar, Hasil Imbang Skenario Paling Masuk Akal
Prediksi Skor RD Kongo vs Uzbekistan di Piala Dunia 2026: Duel Sengit di Laga Terakhir Fase Grup
Prediksi Skor Senegal vs Irak di Piala Dunia 2026: Sadio Mane Jadi Kunci Kalahkan Singa Mesopotamia
Prediksi Afrika Selatan vs Kanada di 32 Besar Piala Dunia 2026: Bafana Bafana Ukir Sejarah!
Prediksi Skor Panama vs Inggris: Three Lions Sedang Tak Ideal, Harry Kane Ingin Kembali ke Jalur Gol
