
Petenis tunggal putra tuan rumah Nathan Barki harus puas menjadi runner up.
JawaPos.com - Petenis tunggal putra tuan rumah Nathan Barki harus puas menjadi runner up pada kejuaraan tenis internasional Amman Men's World Tennis Tour Championship seri pertama yang berlebel UTR Pro Tennis Tour di Nusa Dua Bali.
Obsesi wakil Indonesia untuk meraih gelar juara diajang turnamen yang berhadiah total $ 20.000 ini, akhirnya harus sirna, setelah di final gagal menumbangkan lawannya Max Basing dan dipaksa menyerah dua set langsung, pada laga yang berdurasi 1 jam 53 menit.
Performa gemilang mampu ditunjukkan oleh petenis asal Inggris ini, yang setiap laga sejak putaran penyisihan grup hingga laga partai final hari ini tak pernah kehilangan 1 set pun atau selalu menang dua set langsung dari lawan-lawannya.
Mengawali laga, Max Basing tampil begitu dominan lewat groundstroke yang presisi dan akurat di setiap game di set pertama untuk mendikte Nathan Barki, untuk menang 6-1.
Tidak mau menyerah begitu saja, petenis Indonesia ini berupaya bangkit di set kedua lewat permainan servis voli dan juga serangan yang lebih bervariasi, sehingga membuat laga antar kedua pemain berlangsung lebih seru di banding set awal.
Sempat tertinggal 3-5 namun Nathan mampu merespon permainan lawannya dengan adu groundstroke sehingga mampu menyamakan posisi, bahkan sempat memimpin 6-5, membawa harapan bagi penonton di lapangan tenis Nusa agar petenis berusia 22 tahun ini dapat memaksa lawannya bermain rubber set.
Namun kematangan mental dan ketenangan dari petenis Inggris yang berusia 22 tahun sekaligus rekan sepermainan Nathan Barki, kembali fokus dan berhasil menyeimbangkan skor menjadi 6-6, sehingga laga pun harus di tuntaskan dengan tiebreak.
Pada momen ini terlihat bagaimana kesiapan mental Max Basing dalam menghadapi pertandingan yang ketat, mengantarkan petenis Inggris yang sempat bertengger di peringkat 578 dunia ini, sukses menyudahi perlawanan Nathan Barki dengan skor 7-6 tiebreak 7, untuk tampil sebagai juara tunggal putra.
Max merasa bangga dan senang dapat tampil sebagai juara di seri pertama. Menurutnya, ini merupakan hasil sempurna dari seluruh rangkaian dari proses latihan dan persiapan yang ia jalani. Datang lebih awal dan berlatih bersama Nathan Barki sebelum dimulainya turnamen, membuat Max Baxing sukses menjadi yang terbaik.
Sementara itu menanggapi hasil pertandingan final hari ini, Nathan Barki mengungkapkan bahwa Max Basing memang begitu tangguh dan bagus sekali kualitas permainannya di set pertama, dan berasa main dengan tembok.
Meskipun telah berupaya keras bangkit dan memiliki kesempatan merebut set kedua, namun menurut Nathan masih belum cukup karena ternyata lawannya jauh lebih bagus dan fokus, yang membuatnya harus puas sebagai Runner Up.
Sebagai juara tunggal putra pada seri pembuka dari Amman Men's World Tennis Tour Championship, Max Basing memperoleh hadiah uang sebesar $ 3.600, sedangkan Nathan Barki sebagai Runner Up mendapat $ 2.075 beserta hadiah tropi.
Selanjutnya seusai dengan gelaran Universal Tennis Rating atau UTR PTT, Kejuaraan tenis internasional Amman Men's World Tennis Tour Championship terus berlanjut ke seri kedua yaitu M-15.
Untuk ITF World Tennis Tour M-15 sendiri pelaksanaannya mulai dihelat 28 Juli hingga 3 Agustus 2025 di lapangan tenis kawasan wisata ITDC Nusa Dua Bali.

Puluhan Orang Terjebak di AEON Mall Kumamoto Usai Gempa Dahsyat M7,1 Diikuti Ledakan
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Malik Bawazier Dilaporkan ke Polda Metro Jaya, Suami Cut Keke Diduga Tersangkut Kasus Perzinaan
Profil Mitchell Baker: Striker Naturalisasi Timnas Indonesia Berdarah Yogyakarta, Debut Gemilang di Piala AFF 2026
Prediksi Skor hingga Rekor Pertemuan Persebaya vs PSMS: Ayam Kinantan Lebih Unggul Atas Green Force
Sempat ‘Hilang’ dari Bangku Cadangan saat Timnas Indonesia Gulung Kamboja, John Herdman Ungkap Alasannya
Profil Aripat, Suami Nathalie Holscher: Dari Sales hingga Menjadi Pengusaha
Prediksi Skor Persebaya Surabaya vs PSMS Medan di Piala Presiden 2026: Misi Green Force Raih 3 Poin Lagi!
Prediksi Skor Port FC vs Persija Jakarta di Piala Presiden 2026: Pembuktian Magis Shin Tae-yong!
