Pembalap tim Jaguar TCS Nick Cassidy saat sesi latihan Formula E World Championship musim ke-11 di Jakarta, Jumat (19/6/2025). (Dery Ridwansah/ JawaPos.com)
JawaPos.com - Perubahan regulasi mesin mobil dalam ajang balap Formula E dari Gen3 menjadi Gen3 Evo menjadi tantangan besar untuk seluruh tim, tak terkecuali Jaguar TCS Racing. Hingga seri ke-11, tim asal Britania Raya itu terus mencari cara untuk meningkatkan konsistensi performa mobilnya.
Gen3 Evo merupakan generasi baru dari mobil listrik yang digunakan untuk pertama kali dalam Formula E 2024/2025. Model baru dari mobil listrik tersebut memiliki keunggulan luar biasa dengan akselerasi 0–100 km/jam hanya dalam 1,86 detik, mengungguli mobil F1.
Meski lebih cepat, tak semuanya bisa diadaptasi dengan mulus oleh para pembalap Formula E musim ini. Termasuk Mitch Evans, pembalap dari tim Jaguar TCS Racing.
Dia mengakui bahwa Gen3 Evo masih menjadi tantangan tersendiri bagi timnya. Mitch Evans menyebut adaptasi Jaguar tidak berjalan mulus, meski selama ini punya rekam jejak apik di sirkuit jalanan.
"Secara pribadi, ini musim yang sulit. Saya datang dari empat musim yang sangat bagus, dan tahun ini benar-benar menantang," kata Mitch Evans ditemui di Sirkuit Ancol, Jumat (20/6).
"Beberapa tim lain sudah selangkah lebih maju dengan Gen3 EVO, dan kami masih berusaha menemukan titik keseimbangan terbaik untuk mobil kami,” tambahnya.
Selain pembaruan teknologi Gen3 EVO, perubahan terbesar pada mobil musim ini adalah penggunaan ban baru dari Hankook dan sistem penggerak empat roda (four-wheel drive) saat mode Attack.
"Itu perubahan besar yang tidak ada di dua musim terakhir. Kami masih terus berusaha untuk menjadi lebih cepat. Kami punya banyak data historis, tapi tetap saja, Gen3 EVO adalah sesuatu yang benar-benar berbeda. Ini bukan hanya tentang kecepatan, tapi juga bagaimana memahami karakter mobil sepenuhnya," katanya.
Pernyataan serupa diungkapkan oleh James Barclay selaku Team Principal Jaguar TCS Racing. Dia menyebut segenap timnya terus berjuang keras untuk meningkatkan performa mobil Gen3 Evo agat bisa lebih baik.
Menurut Barclay, mobil Jaguar TCS Racing musim ini sebenarnya punya potensi besar. Itu dibuktikan dengan keberhasilan dua drivernya, Mitch Evans dan Nick Cassidy tiga kali naik podium, dengan memenangkan dua balapan.
Mitch Evans di Sao Paolo E-Prix 2025 dan Nick Cassidy di Shanghai E-Prix 2025. Adapun satu podium lain diraih oleh Nick di Monaco E-Prix 2025.
"Jadi mobil itu memiliki potensi yang nyata. Fokus kami adalah meningkatkan performa kualifikasi kami, dan itu pasti sesuatu yang sedang kami upayakan. Kemenangan Nick di Shanghai kembali menunjukkan kemampuan itu," ungkap James Barclay.
"Jadi seperti biasa, ini tentang mencoba menemukan performa yang berulang karena kami memiliki performa. Tetapi melakukannya secara konsisten tahun ini benar-benar sangat menantang, tidak hanya bagi kami, tapi juga untuk semua orang," tambahnya.

Berburu Oleh-Oleh Khas Pasuruan? Ini 15 Buah Tangan yang Cocok untuk Keluarga di Rumah Berdasarkan yang Paling Dicari Wisatawan
16 Tempat Wisata Terbaik di Pandaan Pasuruan yang Buat Liburan Penuh Panorama Alam, Pegunungan dan Ketenangan
Pemerintah Cabut Izin 2.231 Pengecer dan Distributor Pupuk Subsidi yang Rugikan Petani
10 Tempat Makan Pempek Favorit di Bandung, Pilihan Menu Lengkap, Rasa Autentik, dan Perpaduan Cuko yang Kaya Rempah
Rekomendasi 13 Wisata Terbaik di Bandung untuk Liburan Santai, Healing, dan Quality Time Bersama Orang Tersayang
Abu Janda Dilaporkan ke Polisi Oleh Ikatan Keluarga Minang Hari Ini, Buntut Sebut Sumbar 'Barbar' dan Intoleran
Orang yang Semakin Cantik Secara Fisik Seiring Bertambahnya Usia Biasanya Mengadopsi 6 Kebiasaan Sehari-hari Ini Menurut Psikologi
Sebut Sumbar 'Barbar' dan Kristen Fobia, DPP IKM Siap Laporkan Abu Janda ke Mabes Polri Selasa Besok!
14 Rekomendasi Gado-Gado Paling Recomended di Surabaya, Cita Rasa Klasik Autentik dan Harga Ramah di Kantong
9 Mall Terbaik di Semarang, Selalu Jadi Andalan Wisatawan Saat Liburan Cari Hiburan
