Logo JawaPos
Author avatar - Image
Jumat, 16 Mei 2025 | 03.36 WIB

Meski Mundur dari Pelatnas PBSI, Jonatan Christie dan Chico Aura Dwi Wardoyo Tetap Bisa Masuk Tim Indonesia

Jonatan Christie berhasil meraih kemenangan atas Kunlavut Vitidsarn dan membawa Indonesia unggul 2-1 atas Thailand. (Dok. PBSI) - Image

Jonatan Christie berhasil meraih kemenangan atas Kunlavut Vitidsarn dan membawa Indonesia unggul 2-1 atas Thailand. (Dok. PBSI)

JawaPos.com – Jonatan Christie dan Chico Aura Dwi Wardoyo terlihat berkaca-kaca saat menyampaikan keputusan penting dalam karier mereka kemarin (15/5). Jojo –sapaan akrab Jonatan Christie – dan Chico resmi mengundurkan diri dari Pelatnas PBSI Cipayung dan berjuang melalui jalur profesional.

Jojo menceritakan, awal mula ingin mundur ketika mendapatkan hasil tidak bagus dalam Olimpiade Paris 2024. Saat itu Jojo takluk dari tunggal putra India Lakshya Sen dengan 18-21 dan 12-21 di fase penyisihan grup. ”Saya sudah memberikan (perjuangan) semaksimal mungkin dan terbaik untuk Olimpiade. Saya pribadi jujur agak kurang puas dengan hasil itu,” ungkap Jojo saat memberikan keterangan di Pelatnas PBSI Cipayung kemarin (15/5).

Dari situ, Jojo sempat terbesit pikiran ingin berhenti dari bulu tangkis. Apalagi, dengan status sebagai suami dan ayah serta jarak dari rumah ke Cipayung yang tidak dekat, pebulu tangkis 27 tahun itu butuh lebih banyak waktu dengan keluarganya.

Peraih medali emas Asian Games 2018 itu lalu banyak berdiskusi dengan tim pelatih maupun orang terdekat untuk mendapatkan masukan. Pada akhirnya, dia memberanikan diri untuk menyampaikan kepada PBSI rencana keluar dari pelatnas dan bermain professional pada akhir tahun lalu.

”Setelah disepakati bersama, akhirnya hanya sampai Sudirman Cup saya bermain atau berlatih di pelatnas,” jelas Jojo.

Sementara Chico menyatakan bahwa keputusan keluar dari pelatnas bukan karena tekanan lantaran minimnya prestasi setahun terakhir.

”Saya pengin punya pengalaman aja sih. Coba berlatih di luar dan jadi pemain profesional,” kata pebulu tangkis 26 tahun asli Papua itu.

Kembali ke Klub Masing-Masing

Setelah meninggalkan Cipayung, Jojo dan Chico akan kembali ke klub masing-masing. Jojo bersama PB Tangkas dan Chico dengan PB Exist Jakarta. ”Yang membedakan hanya tempat latihan. Di pelatnas atau luar pelatnas, saya tetap membawa nama Indonesja dan tetap di bawah naungan PBSI,” kata Jojo.

Wakil Ketua Umum I PBSI Taufik Hidayat yang mendampingi Jojo dan Chico kemarin berkata senada. ”Mereka tetap akan memperkuat tim nasional Indonesia di kejuaraan-kejuaraan internasional resmi. Mereka adalah bagian yang tak terpisahkan dari keluarga besar PBSI,” tuturnya.

Persiapkan Akselerasi dan Regenerasi

Menanggapi keluaranya Jojo dan Chico, Kabidbinpres PBSI Eng Hian menyatakan bahwa pihaknya sudah menyiapkan akselerasi dan regenerasi untuk sektor tunggal putra. ”Tidak hanya di tunggal putra, ada beberapa sektor juga yang harus kami programkan percepatan,” katanya.

Hal itu dilakukan juga untuk mengejar program menuju Olimpiade Los Angeles 2028. ”Khusus tunggal putra, situasi ini bukan hal baru. Pada 2013–2014, Jojo bersama (Anthony Sinisuka) Ginting dan Ihsan (Maulana Mustofa) mengalaminya ketika senior kosong dan gapnya jauh,” beber Koh Didi –sapaan akrab Eng Hian.

Chico Aura Dwi Wardoyo. (Dok. PBSI)

Seiring keluarnya Jojo dan Chico, praktis saat ini tunggal putra pelatnas hanya menyisahkan Ginting sebagai senior. 

Editor: Hendra
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore