Logo Proliga. (Dok. PBVSI)
JawaPos.com - Jika dilihat dari klasemen, Jakarta Pertamina Enduro memang tampak berada di bawah Jakarta Popsivo Polwan. Pertamina ‘hanya’ berada di posisi dua. Baik saat fase reguler maupun final four Proliga 2025. Dalam dua babak itu, Popsivo selalu keluar sebagai juara. Total, Popsivo baru menelan tiga kali menelan dari 18 laga.
Meski begitu, Pertamina punya satu keunggulan. Mereka jadi satu-satunya tim yang mampu mengalahkan Popsivo dua kali. Yakni saat laga terakhir babak reguler pada Februari lalu di GOR PSCC, Palembang (21/2) dan kemudian saat putaran pertama final four di GOR Jatidiri, Semarang dua pekan lalu (24/4).
Nah, hasil tersebut jadi modal positif bagi Pertamina untuk menghadapi laga final melawan Popsivo hari ini di GOR Amongrogo, Jogjakarta. Jika menang, maka itu akan jadi gelar Proliga ketiga bagi Pertamina setelah 2014 dan 2018. Sementara, Popsivo memburu gelar keempat setelah 2012, 2013 dan 2019.
Bagi Pertamina, kekalahan terakhir lawan Popsivo di Sritex Arena, Solo pekan lalu pun tidak bisa jadi acuan. Sebab, Pertamina, yang saat itu sudah pasti lolos final, tampil tidak optimal. Meski turun dengan komposisi pemain inti, tapi dua hitter andalan yakni Junaida Santi dan Iana Shcherban hanya mencatatkan efektivitas serangan sebesar 31 dan 24 persen.
“Sebelumnya kami tertinggal 0-2 tapi bisa menang, tapi tadi (lawan Popsivo, Red) kami coba comeback tapi kami tidak bisa. Itu sulit karena yang ada di pikiran kami adalah final, kami tidak memikirkan pertandingan ini dan itu normal,” kata pelatih Pertamina Bulent Karslioglu seusai timnya kalah 0-3 dari Popsivo pekan lalu.
Sementara itu Gresik Petrokimia Pupuk Indonesia akan menjalani laga perebutan tempat ketiga melawan Jakarta Electric PLN. Di atas kertas, Petrokimia seharusnya bisa unggul. Sebab, dalam dua pertemuan final four, mereka selalu bisa mengalahkan Electric dengan skor 3-1 dan 3-0.
“Mental pemain tidak terpengaruh, siapa pun lawannya. Mau itu grand final atau perebutan peringkat tiga kami akan tetap fokus," kata kapten tim Petrokimia Mediol Stiovanny Yoku.
Head to Head Pertamina vs Popsivo Musim Ini
12/01/25 Popsivo vs Pertamina 3-1 (GOR Tri Dharma, Gresik)
21/02/25 Pertamina vs Popsivo 3-1 (GOR PSCC, Palembang)
24/04/25 Popsivo vs Pertamina 1-3 (GOR Jatidiri, Semarang)
04/05/25 Popsivo vs Pertamina 3-0 (Sritex Arena, Solo)

Breaking News! Rival Veda Ega Pratama Didiskualifikasi dari Moto3 Catalunya 2026
Veda Ega Pratama Kudeta Peringkat Pertama! Update Klasemen Rookie of The Year Moto3 2026 Usai Brian Uriarte Didiskualifikasi
3 Bintang Baru Sudah Deal! Persebaya Surabaya Siapkan Misi Besar Bernardo Tavares di Musim 100 Tahun
Breaking News! Veda Ega Pratama Naik ke Peringkat 3 Moto3 2026 Usai Diskualifikasi Adrian Fernandez
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Sony Sonjaya Akan Ajukan Diri Jadi Justice Collaborator Kasus MBG, Janjikan Buka Nama-Nama Besar
Kronologi Lengkap Diskualifikasi Adrian Fernandez di Moto3 2026, Veda Ega Pratama Naik ke Posisi Tiga Klasemen
Surat Satir Sony Sanjaya ke Kepala BGN Baru Bikin Heboh, Netizen: Nanik Deyang Cepu ya Pak?
Resmi Jadi Tersangka Korupsi MBG, Sony Sonjaya Kirim Surat Satir ke Kepala BGN Baru: 'Terima Kasih Hadiah Indahnya'
Dikabarkan Deal! Persebaya Surabaya Gaet Lima Pemain Anyar, Empat Legiun Asing dan Satu Striker Lokal
