Momen Megawati Hangestri Pertiwi saat menerima penghargaan MVP bersama Red Sparks. (@red__sparks)
JawaPos.com – Karier gemilang Megawati Hangestri bersama Red Sparks resmi berakhir. Pemain asal Jember itu memutuskan tidak memperpanjang kontraknya dengan klub asal Daejeon, dan memilih pulang ke Indonesia untuk merawat sang ibu yang tengah sakit.
Keputusan ini menandai berakhirnya dua musim penuh prestasi dan cinta yang terjalin antara Megawati dan Red Sparks.
Kabar tersebut dikonfirmasi langsung oleh pihak klub dan agennya pada Rabu (9/4) waktu Korea. “Megawati menolak tawaran perpanjangan kontrak karena ingin kembali ke Indonesia untuk mendampingi ibunya,” ujar sang agen seperti dikutip dari Mania Times.
Meski belum menentukan masa depannya, Megawati disebut mempertimbangkan liga-liga dengan musim lebih pendek seperti di Thailand atau Vietnam agar bisa lebih lama berada di rumah.
Megawati bergabung ke Red Sparks pada musim 2023–2024 dan langsung mencetak sejarah. Pada musim debutnya di V-League, ia menempati peringkat ke-7 pencetak poin terbanyak liga dengan 736 poin, serta mencatat 43,95% tingkat keberhasilan serangan—peringkat ke-4 liga.
Musim berikutnya, performanya makin moncer. Pemain berusia 25 tahun itu menduduki posisi 3 besar pencetak poin terbanyak (802 poin) dan memuncaki peringkat keseluruhan serangan sukses dengan 48,06%.
Megawati juga merajai statistik di kategori open attack, quick open, back-row attack, dan situational attack. Statistik tersebut menunjukkan betapa dominannya sang opposite spiker sepanjang musim.
Kiprah Megawati juga berhasil membawa Red Sparks mengukir sejarah. Klub ini menempati posisi ketiga di musim reguler dan berhasil mengalahkan Hyundai Hillstate 2-1 di babak playoff, memastikan langkah ke championship untuk pertama kalinya dalam 13 tahun terakhir.
Di partai puncak, Megawati tampil heroik dan memimpin tim hingga laga final kelima melawan Heungkuk Pink Spiders, sebelum akhirnya kalah tipis.
“Kami sangat menghargai pengorbanan dan dedikasi Megawati. Dia bukan hanya pemain hebat secara teknik, tapi juga pribadi yang sangat baik dan cepat menyatu dengan tim,” ujar salah satu perwakilan klub.
Red Sparks dan penggemarnya memang tak hanya kehilangan bintang lapangan, tapi juga figur yang begitu dicintai oleh rekan satu tim dan fans. Di balik keputusan berat tersebut, terpancar nilai luhur yang dijunjung Megawati: keluarga tetap nomor satu.
“Saya sangat bersyukur bisa dua musim bermain di Korea, tapi sekarang saatnya saya kembali ke rumah. Terima kasih kepada semua yang telah mendukung saya,” ucap Megawati saat perpisahan.
Meski kisahnya di Red Sparks berakhir, tidak menutup kemungkinan Megawati akan kembali ke V-League suatu hari nanti. Pihak klub pun menyatakan harapannya untuk suatu saat bisa kembali bekerja sama.

Breaking News! Rival Veda Ega Pratama Didiskualifikasi dari Moto3 Catalunya 2026
Veda Ega Pratama Kudeta Peringkat Pertama! Update Klasemen Rookie of The Year Moto3 2026 Usai Brian Uriarte Didiskualifikasi
3 Bintang Baru Sudah Deal! Persebaya Surabaya Siapkan Misi Besar Bernardo Tavares di Musim 100 Tahun
Breaking News! Veda Ega Pratama Naik ke Peringkat 3 Moto3 2026 Usai Diskualifikasi Adrian Fernandez
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Sony Sonjaya Akan Ajukan Diri Jadi Justice Collaborator Kasus MBG, Janjikan Buka Nama-Nama Besar
Kronologi Lengkap Diskualifikasi Adrian Fernandez di Moto3 2026, Veda Ega Pratama Naik ke Posisi Tiga Klasemen
Surat Satir Sony Sanjaya ke Kepala BGN Baru Bikin Heboh, Netizen: Nanik Deyang Cepu ya Pak?
Resmi Jadi Tersangka Korupsi MBG, Sony Sonjaya Kirim Surat Satir ke Kepala BGN Baru: 'Terima Kasih Hadiah Indahnya'
Dikabarkan Deal! Persebaya Surabaya Gaet Lima Pemain Anyar, Empat Legiun Asing dan Satu Striker Lokal
