Logo JawaPos
Author avatar - Image
Rabu, 10 Mei 2023 | 20.12 WIB

Wynne Prakusya Tetap Cantik saat Dampingi Tenis Indonesia Raih Emas

Wynne Prakusya saat mendampingi timnas tenis putri Indonesia berlaga di SEA Games 2023. - Image

Wynne Prakusya saat mendampingi timnas tenis putri Indonesia berlaga di SEA Games 2023.

JawaPos.com – Merinding. Itulah kata pertama yang disampaikan Wynne Prakusya saat ditanya komentarnya soal raihan medali emas tenis nomor beregu putri pada SEA Games 2023 di Tennis Arena, Morodok Techo National Stadium, Kamboja, Selasa (9/5).

Bagi pencinta tenis Tanah Air, nama Wynne Prakusya jelas tidak asing lagi. Pada medio 1998 hingga 2007, mantan petenis kelahiran Surakarta, Jawa Tengah, 42 tahun yang lalu itu merupakan salah satu yang terbaik milik Indonesia.

Setelah 2007, Wynne menghilang dari dunia tenis. Dia memilih melakukan aktivitas lain hingga ada permintaan dari Persatuan Lawn Tenis Indonesia (Pelti) untuk membantu timnas di SEA Games 2023.

Masuknya Wynne, yang di zamannya disebut sebagai Ratu Tenis Indonesia, langsung terasa meski durasi bertemunya dengan seluruh petenis yang dikirim ke Kamboja tidak begitu lama. Terasa ada sentuhan magis Wynne kala memberikan semangat.

"Mohon diam ya," kata Wynne Prakusya lembut, saat mendampingi Aldila Sutjiadi melawan Aunchisa Chanta pada babak semifinal tenis SEA Games 2023, kepada penonton saat pertandingan berlangsung.

Wynne saat masih aktif menjadi petenis nasional, prestasinya memang pantas untuk dibanggakan. Pada periode 1998 hingga 2007, nama petenis ini sering menjadi pembicaraan sejumlah media.

 
 
 
View this post on Instagram
 
 
 

A post shared by SEAGames2023 (@seagames2023_cambodia32nd)

Tidak hanya prestasi di lapangan, kehidupan pribadinya juga naik ke permukaan seiring dengan hubungan spesialnya dengan pebulu tangkis nasional yang saat itu berjaya di level nasional dan internasional, Taufik Hidayat.

Khusus untuk capaian, Wynne Prakusya memang sudah mencetak sederet prestasi internasional, seperti medali emas Asian Games 2002 Busan dari nomor beregu serta perak dari nomor ganda.

Untuk level SEA Games, Wynne juga sudah banyak menorehkan prestasi seperti medali emas nomor tunggal, medali emas nomor ganda, dan medali emas nomor beregu pada SEA Games 2005 Manila. Selain itu, dia menjadi juara di sejumlah turnamen.

Pada SEA Games 2005 Manila inilah prestasi komplet Wynne Prakusya dicatatkan. Untuk nomor beregu putri saat itu, dia bermain bersama dengan petenis Indonesia yang juga sedang naik daun, yakni Romana Tejakusuma, Ayu Fani Damayanti, dan Septi Mende.

Setelah kejayaan di Manila muncul sederet petenis putri baru seperti Angelique Widjaja. Hanya, untuk prestasi medali emas tenis untuk nomor beregu putri seolah berhenti hingga akhirnya pecah telor di Kamboja.

Emas yang diraih tenis nomor beregu putri di SEA Games 2023 jelas menjadi kebanggaan sendiri bagi petenis maupun Pelti, mengingat butuh perjuangan panjang meski selama ini banyak lahir atlet putri potensial.

18 tahun adalah bukan waktu yang pendek. Harus menunggu sembilan kali SEA Games untuk meraihnya. Masuknya Wynne Prakusya menjadi kapten tim tidak bermain tenis Indonesia bisa saja menjadi sebuah angin segar untuk terus meraih prestasi, terutama di kejuaraan multievent.

Wynne terlihat tegang saat mendampingi Aldila Sutjiadi pada laga pertama final SEA Games 2023 melawan wakil Thailand, Aunchisa Chanta. Beberapa kali dia harus memberikan instruksi serta memberikan air karena saat pertandingan berlangsung cuaca terik.

Editor: Edi Yulianto
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore