Febriana/Amallia akan membuka petualangan di 2025 dengan berlaga di Malaysia Open 2025 bersama pelatih baru, Nitya Krishinda Maheswari. (Dok: PBSI)
JawaPos.com - Febriana Dwipuji Kusuma/Amallia Cahaya Pratiwi mengungkapkan kesan-kesannya dilatih langsung oleh Nitya Krishinda Maheswari, legenda ganda putri Indonesia. Pasangan andalan Merah Putih itupun bertekad membuka petualangannya di 2025 dengan manis di Malaysia Open 2025.
Nitya Krishinda Maheswari termasuk salah satu legenda bulu tangkis Indonesia yang menjadi bagian tim pelatih Pelatnas PBSI 2025. Mantan partner Greysia Polii itu dipercaya federasi untuk menjadi asisten pelatih ganda putri utama.
Titin, sapaan akrab Nitya Krishinda, berperan sebagai asisten untuk mendampingi Marleve Mainaky selaku pelatih kepala ganda putri utama Pelatnas PBSI 2025. Dia menangani sembilan pemain.
Yakni Apriyani Rahayu, Lanny Tria Mayasari/Siti Fadia Silva Ramadhanti, Febriana Dwipuji Kusuma/Amallia Cahaya Pratiwi, Rachel Allessya Rose/Meilysa Trias Puspitasari, dan Jesita Putri/Febi Setianingrum.
Nitya Krishinda sudah ikut memimpin latihan ganda putri Pelatnas PBSI 2025 sejak 23 Desember lalu. Dia ditugaskan mempersiapkan Lanny/Fadia dan Febriana/Amallia untuk tampil di turnamen BWF World Tour 2025 pembuka di Malaysia Open 2025.
Meski belum sebulan melatih, Nitya tampaknya langsung nyetel dengan para pemain ganda putri. Hal itu diungkapkan oleh Febriana/Amallia, yang mengatakan adaptasi pelatih baru berjalan lancar.
"Sejauh ini komunikasi kami dengan mbak Titin cukup lancar. Beliau adalah sosok yang lembut, kalem tapi memiliki disiplin yang tinggi," jelas Tiwi, sapaan akrab Amallia.
"Adaptasi dengan mbak Titin bisa lebih cepat karena waktu kami masih di pratama, mbak Titin kan sempat jadi pelatih di utama. Beberapa kali kami pernah dilatih beliau ketika ada latihan bersama," ungkap Febriana menambahkan.
Nitya Krishinda memang sempat tergabung dalam tim kepelatihan ganda putri pada 2019 lalu. Saat itu dia membantu Eng Hian menangani sektor tersebut setelah sebelumnya jadi penghuni Pelatnas.
Ana/Tiwi sendiri akan membuka perjuangan pada tahun ini dengan berlaga di Malaysia Open 2025, turnamen BWF World Tour level Super 1000 yang bakal berlangsung pada 7-12 Januari di Axiata Arena dan memperebutkan total hadiah $ 1.450.000 Dollar Amerika Serikat.
Duet yang sempat tampil di BWF World Tour Finals 2024 itu bertekad untuk membuka tahun dengan apik. "Persiapan cukup baik, kami memaksimalkan waktu latihan setelah World Tour Finals kemarin. Kami ingin meraih prestasi yang lebih baik dari tahun lalu," kata Tiwi.
"Pencapaian tahun lalu menjadi modal kami untuk menjalani tahun ini. Ada semacam peningkatan kepercayaan diri," sahut Ana, sapaan Febriana.
Selain Ana/Tiwi, Indonesia juga menurunkan pasangan lain dari sektor ganda putri, yakni Lanny Tria Mayasari/Siti Fadia Silva Ramadhanti. Mereka akan mulai berlaga pada Selasa (7/1).

10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
Berburu Oleh-Oleh Khas Pasuruan? Ini 15 Buah Tangan yang Cocok untuk Keluarga di Rumah Berdasarkan yang Paling Dicari Wisatawan
10 Tempat Makan Pempek Favorit di Bandung, Pilihan Menu Lengkap, Rasa Autentik, dan Perpaduan Cuko yang Kaya Rempah
16 Tempat Wisata Terbaik di Pandaan Pasuruan yang Buat Liburan Penuh Panorama Alam, Pegunungan dan Ketenangan
11 Rekomendasi Es Teler Terlaris di Jogja, Selalu Jadi Favorit Pecinta Dessert Tradisional Warga Lokal Maupun Pelancong!
10 Kuliner Lezat Dekat Stasiun Pasar Turi Surabaya, dari Lontong Balap hingga Nasi Bebek
10 Kedai Es Teler Paling Enak di Jakarta, Cocok untuk Melepas Dahaga saat Cuaca Panas di Siang Hari!
14 Rekomendasi Gado-Gado Paling Recomended di Surabaya, Cita Rasa Klasik Autentik dan Harga Ramah di Kantong
18 Oleh-Oleh Khas Tulungagung Ini Wajib Dibeli Jika Berkunjung, dari Kuliner hingga Kerajinan Tradisional
Ribuan Suporter Rayakan HUT ke-94 PSIS Semarang, Flare dan Nyanyian Menggema di Depan Kantor Gubernuran Jawa Tengah
