Mario Aji berhasil finis di peringkat ke-17 Moto2 Malaysia 2024. (Instagram @mariosuryoaj1)
JawaPos.com — Balapan Moto2 Malaysia 2024 berlangsung penuh drama dengan Celestino Vietti keluar sebagai pemenang. Pembalap muda asal Italia yang dikenal sebagai murid dari legenda MotoGP, Valentino Rossi, tampil dominan di Sirkuit Sepang pada Minggu (3/11) dan berhasil mengunci podium pertama.
Vietti memulai balapan dengan kecepatan agresif dan langsung memimpin di depan sejak lap awal. Sementara ia fokus menjaga posisi, insiden kecelakaan yang melibatkan tiga pembalap—Alberto Surr, Zonta Van den Goorbergh, dan Senna Agius—terjadi di belakang.
Crash yang melibatkan ketiga pembalap itu pun membuat race director melakukan investigasi lebih lanjut untuk memastikan penyebab insiden. Ketiganya terjatuh di lintasan hanya beberapa saat setelah balapan dimulai, memanaskan atmosfer persaingan di Sepang.
Tak lama setelahnya, insiden kembali menghantam balapan ketika Harrison Voight juga mengalami kecelakaan di lap kedua. Terlepas dari berbagai drama di lintasan, Vietti tetap mempertahankan dominasinya dengan menjaga jarak aman dari Marcos Ramirez yang menempel ketat di posisi kedua.
Di saat yang sama, pembalap Indonesia Mario Aji juga berjuang keras dari barisan belakang. Mario, yang memulai dari posisi ke-21, sempat mengalami penurunan posisi di awal balapan sebelum akhirnya kembali ke persaingan dengan membalap melewati beberapa rivalnya.
Mario Aji perlahan memperbaiki posisinya hingga sempat menduduki peringkat ke-20 setelah berhasil menyalip sejumlah lawan. Namun, perjuangannya tak berhenti sampai di situ; ia terus menekan dan memanfaatkan kesalahan pembalap di depannya untuk mengamankan posisi lebih baik.
Sementara itu, di barisan depan, Celestino Vietti harus menjaga konsentrasi menghadapi tantangan dari Marcos Ramirez dan Jorge Navarro yang terus memberi tekanan. Darryn Binder menambah daftar pembalap yang gagal menyelesaikan balapan setelah terjatuh di tikungan ke-15.
Seolah tak ingin kehilangan momentum, Vietti memanfaatkan kondisi dengan memacu motor lebih cepat, sementara kecelakaan lain kembali terjadi. Ai Ogura, yang sebelumnya berada di peringkat tiga, tiba-tiba menuntun motornya keluar lintasan, diduga karena masalah teknis yang memaksanya keluar dari persaingan podium.
Situasi ini memberi keuntungan bagi Vietti yang akhirnya semakin jauh dari kejaran lawan-lawannya. Berkat performanya yang konsisten, murid Valentino Rossi itu tak tersentuh hingga garis finis, mengamankan podium pertama yang berharga.
Jorge Navarro pun tampil memukau dengan finis di posisi kedua, diikuti Izan Guevara di tempat ketiga, melengkapi podium Moto2 Malaysia 2024. Di sisi lain, Mario Aji yang sempat kesulitan di barisan belakang berhasil mencapai posisi ke-17 setelah persaingan ketat dengan pembalap lainnya.
Mario berhasil naik satu posisi lagi setelah Jeremy Alcoba mengalami kecelakaan di detik-detik terakhir balapan. Dengan finis di peringkat ke-17, Mario membuktikan kemampuannya untuk terus bersaing di level internasional meski menghadapi berbagai kendala.
Secara keseluruhan, Moto2 Malaysia 2024 menjadi ajang penuh insiden dan ketegangan di lintasan. Bagi Celestino Vietti, kemenangan ini menjadi bukti kualitasnya sebagai murid Valentino Rossi, sementara Mario Aji terus menunjukkan peningkatan yang berarti dalam perjalanan karier balapnya.

Breaking News! Veda Ega Pratama Naik ke Peringkat 3 Moto3 2026 Usai Diskualifikasi Adrian Fernandez
Kronologi Lengkap Diskualifikasi Adrian Fernandez di Moto3 2026, Veda Ega Pratama Naik ke Posisi Tiga Klasemen
Hasil Practice Moto3 Hungaria 2026: Veda Ega Pratama Finis P2 dan Lolos ke Q2, Hakim Danish Justru Tersandung
Menebak Ranking FIFA Timnas Indonesia Selanjutnya Jika Menang Lawan Mozambik
Veda Ega Pratama Kudeta Peringkat Pertama! Update Klasemen Rookie of The Year Moto3 2026 Usai Brian Uriarte Didiskualifikasi
Sony Sonjaya Akan Ajukan Diri Jadi Justice Collaborator Kasus MBG, Janjikan Buka Nama-Nama Besar
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Kalah di Pengadilan Soal Sanksi Etik Promotor Disertasi Bahlil, Guru Besar UI: Mahasiswa Ini Bukan Main-main
Prediksi Haiti vs Peru 6 Juni 2026: Momentum Positif Les Grenadiers Uji Kebangkitan La Blanquirroja
3 Bintang Baru Sudah Deal! Persebaya Surabaya Siapkan Misi Besar Bernardo Tavares di Musim 100 Tahun
