
DISIPLIN: Aldi Satya Mahendra yang meraih juara dunia World Supersport 300 di Sirkuit Jerez, Spanyol (20/10) bakal naik kelas ke 600 cc tahun depan. (RIZKY AHMAD FAUZI/JAWA POS)
JawaPos.com - Ketika Aldi naik podium tertinggi dalam World Supersport 300 di Sirkuit Jerez, Spanyol, pada Minggu (20/10) lalu, Indonesia memiliki presiden baru. Momen emosional baginya.
”Kemarin emosional banget. Bukan hanya karena melewati perjalanan selama 2024 yang tidak mudah, melainkan saat juara bersamaan dengan Pak Prabowo (Subianto) dilantik (sebagai presiden kedelapan Indonesia.” Begitu Aldi bercerita di Hotel Le Meridien, Jakarta, pada Kamis (24/10) lalu.
Bagi Aldi, tantangan saat meraih juara di Jerez tidak mudah. Tidak hanya butuh sokongan dari pabrikan dan tim yang oke, dia juga memerlukan dukungan dari orang terdekat.
”Tentu butuh dukungan yang utama dari orang tua dan dukungan dari rakyat Indonesia. Itu yang membuat saya kuat,” kata pembalap 18 tahun asal Bantul tersebut.
”Selama saya balapan, tidak ada crash yang parah, alhamdulillah. Beruntung juga bisa konsisten,” imbuh Aldi.
Pencapaian di Jerez, kata Aldi, membuktikan bahwa pembalap Indonesia bisa menjadi yang terbaik di dunia. Asalkan menjaga konsistensi dalam persaingan. Disiplin dalam rutinitas latihan disebut anak pasangan pembalap Dicky Hestu dan Desy Prasanti itu memegang peran penting. Selain itu, meng-update pengetahuan serta mempelajari secara mendalam tentang motor tak kalah penting.
Tahun depan, Aldi naik kelas. Dari motor 300 cc ke motor yang lebih kencang, 600 cc. ”Karena menggunakan motor baru, pada tahun pertama nanti target saya adalah konsisten di sepuluh besar,” ucapnya. ”Menggunakan motor yang lebih kencang, fisiknya harus lebih kuat,” tambahnya. (raf/c7/dns)

Koperasi Desa Merah Putih di Pakuhaji Sepi dan Bangunan Sederhana, Dinkop UMKM Tangerang: Tidak Dibangun dari Dana Agrinas
Jadwal Moto3 Catalunya 2026: Veda Ega Pratama Siap Jaga Konsistensi di Barcelona
Sekjen Laskar Merah Putih Minta Presiden Perhatikan Para Jaksa: Mereka Belum Dapat Apresiasi yang Proporsional
Kemendiktisaintek Ubah Nama Prodi Teknik jadi Rekayasa, ini Daftarnya
Fans Persija Datangi Sesi Latihan di Sawangan, Jakmania Bentangkan Spanduk Kritik untuk Manajemen Klub
Hasil Moto3 Catalunya 2026: Veda Ega Pratama Bikin Kejutan! Tembus 13 Besar di FP2
11 Oleh-Oleh Khas Semarang yang Paling Diburu Wisatawan karena Rasanya Lezat dan Cocok Dijadikan Buah Tangan
10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
12 Hotel Terbaik di Semarang dengan Fasilitas Lengkap, Nuansa Cozy dan Menenangkan untuk Quality Time Bersama Orang Tercinta
13 Buah Tangan Khas Malang Paling Populer dengan Cita Rasa Lezat dan Harga Ramah di Kantong
