Logo JawaPos
Author avatar - Image
Senin, 30 September 2024 | 02.11 WIB

Fakta Unik MotoGP Mandalika 2024: Jorge Martin Kembali Juara Setelah MotoGP Prancis, Drama Pedro Acosta dan Tekanan Ban

Jorge Martin makin menjauh usai juara di MotoGP Mandalika 2024. (Instagram/@89jorgemartin) - Image

Jorge Martin makin menjauh usai juara di MotoGP Mandalika 2024. (Instagram/@89jorgemartin)

JawaPos.com — Jorge Martin akhirnya kembali meraih kemenangan di podium tertinggi setelah sekian lama menanti sejak MotoGP Prancis. Kemenangan ini diraihnya pada balapan MotoGP Indonesia 2024 yang berlangsung di Sirkuit Mandalika pada Minggu (29/9/2024).

Balapan di Mandalika penuh dengan berbagai drama, termasuk insiden pada tikungan pertama yang langsung menimpa empat pembalap. Alex Marquez, Aleix Espargaro, Jack Miller, dan Luca Marini terjatuh di awal balapan, membuat mereka tidak bisa melanjutkan balapan.

Jorge Martin, pembalap Pramac Racing, langsung memimpin di tikungan pertama. Pedro Acosta, yang start dari posisi ketiga, langsung membuntuti Martin sepanjang balapan.

Pedro Acosta menjalani balapan terbaiknya musim ini dengan tetap berada di urutan kedua. Namun, posisi podium Acosta terancam oleh investigasi terkait dugaan pelanggaran tekanan ban yang sedang diselidiki oleh Race Direction.

Francesco Bagnaia, juara bertahan, mengaku kesulitan sejak awal balapan. Meskipun begitu, Bagnaia berhasil finis di posisi ketiga, meraih 16 poin yang sangat berharga.

Di lap-lap akhir, Enea Bastianini yang mencoba keras untuk mengejar Acosta harus menerima nasib buruk. Bastianini jatuh di tikungan pertama dengan enam lap tersisa, membuat peluangnya untuk naik podium hilang.

Setelah insiden Bastianini, Franco Morbidelli yang sebelumnya berada di posisi keempat kembali naik ke posisi ketiga. Namun, Bagnaia menunjukkan performa tangguh dengan menyalip Morbidelli dan Marco Bezzecchi untuk merebut posisi ketiga.

Kecelakaan Bastianini juga menguntungkan Bagnaia yang sempat terjebak di grup kedua. Bagnaia berhasil memaksakan ritmenya dan menyelesaikan balapan dengan 16 poin tambahan, membuat selisih poin dengan Jorge Martin kini hanya terpaut 21 poin.

Marc Marquez juga mengalami nasib sial dalam balapan ini. Pembalap Gresini itu harus mengakhiri balapan lebih awal karena mesinnya meledak di lap 12.

Marquez yang menggunakan mesin baru tersebut untuk kedua kalinya di musim ini harus menyerah di pertengahan balapan. Mesin Ducati yang ia pakai meledak, membuatnya meninggalkan motornya dalam kondisi terbakar di tepi lintasan.

Nasib buruk Marquez sedikit tertolong oleh fakta bahwa saingan utamanya untuk posisi ketiga di klasemen, Bastianini, juga gagal menyelesaikan balapan. Kegagalan Bastianini ini membuat posisinya di klasemen sementara tetap dengan 291 poin.

Balapan ini juga menempatkan beberapa pembalap lain di bawah investigasi. Pedro Acosta, Brad Binder, dan Takaaki Nakagami berada di bawah penyelidikan terkait pelanggaran tekanan ban.

Kemenangan Jorge Martin di Mandalika ini tentu menjadi momen penting dalam persaingan perebutan gelar juara dunia. Setelah gagal meraih poin di sprint race, Martin kembali bangkit dengan kemenangan di full race dan kini memiliki total 366 poin.

Persaingan dengan Francesco Bagnaia semakin memanas, dengan selisih hanya 21 poin. Bagnaia, yang finis ketiga, mengumpulkan total 345 poin setelah Mandalika.

Pedro Acosta yang finis kedua berpotensi kehilangan podium jika terbukti melanggar aturan tekanan ban. Jika hasil investigasi membenarkan pelanggaran tersebut, posisi Acosta di klasemen bisa terancam.

Editor: Edi Yulianto
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore