
PB PABSI POTENSIAL: Lifter Jatim Ardaraya (tengah) di kelas 73 kg berhasil meraih podium tertinggi di kelas 73 kg putra.
JawaPos.com-Kontingen Jawa Timur (Jatim) masih merajai Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Angkat Besi 2022.
Sampai kemarin (27/10), Jatim sudah mengumpulkan 10 medali emas dan 2 perak dalam event yang berlangsung di Sentul, Bogor, pada 25–28 Oktober itu.
Jatim mengandalkan para lifter senior seperti Eko Yuli Irawan. Tampil di kelas 67 kg, lifter 33 tahun itu meraih tiga emas dengan catatan 135 kg snatch, 170 kg clean and jerk, dan 305 kg di total angkatan.
Ketua Panpel Kejurnas 2022 Hadi Wihardja menyatakan, dominasi para lifter berpengalaman itu memang tak terhindarkan.
Namun, ada juga kelas-kelas yang lifter juniornya sudah mampu mengungguli lifter seniornya. Lagi-lagi wakil dari Jatim. Beberapa atlet mudanya sanggup meraih juara.
Lifter putri Jatim Christina Maria yang tampil di kelas 64 kg menggondol 2 emas dan 1 perak. Atlet berusia 22 tahun itu menyabet emas di clean and jerk (100 kg) dan total angkatan 178 kg.
Perak didapat dari snatch dengan catatan 78 kg. Berbeda 1 kilogram dari atlet Jambi Fannie Wahyu yang meraih emas.
Sementara itu, Ardaraya di kelas 73 kg putra juga tampil apik. Atlet 19 tahun tersebut meraih 2 emas dan 1 perak. Perinciannya, emas didapat di clean and jerk (170 kg) dan total angkatan (290 kg).
Sedangkan satu perak direbut di snatch dengan catatan 120 kg. Di snatch, Ardaraya kalah oleh atlet Papua Misbahul Munir yang berhasil mengangkat 125 kg.
Kendati demikian, Hadi yang juga menjabat Kabidbinpres PB PABSI memberikan catatan bagi atlet muda.
’’Para juara kali ini masih perlu pematangan. Yang terbaik memang ada di pelatnas dan berfokus ke multievent atau kegiatan yang lebih tinggi,’’ bebernya kepada Jawa Pos kemarin.
Kelas 73 kg diketahui sebagai nomor andalan Indonesia di berbagai ajang single atau multievent karena memiliki atlet-atlet beken seperti Rahmat Erwin Abdullah dan Rizki Juniansyah.
Namun, kedua atlet kali ini tidak tampil lantaran fokus untuk mengikuti IWF World Championship di Bogota, Kolombia, pada 5–16 Desember. Ajang tersebut merupakan perhitungan poin kualifikasi Olimpiade pertama.

Pertandingan Perpisahan Bruno Moreira? Kapten Persebaya Surabaya Kirim Sinyal Emosional Jelang Lawan Persis Solo
Mengenal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026: Aturan, Materi, dan Ambang Batas
Korban Rudapaksa di Cipondoh Jalani Trauma Healing, DP3AP2KB Kota Tangerang Beri Pendampingan Khusus
Prediksi Skor Bayern Munchen vs PSG: Siapa yang akan Bertemu Arsenal di Final Liga Champions?
10 Rekomendasi Restoran Paling Populer di Surabaya dengan Menu Lengkap dan Harga Variatif
Mobil Plat L Ringsek di Malang Diserang 300 Orang? Polres Malang Turun Tangan, Ini Fakta Terbarunya
11 Kuliner Gudeg Paling Recomended di Surabaya dengan Harga Murah Meriah Tapi Rasa Tidak Murahan
15 Rekomendasi Kuliner Mantap Dekat Bandara Juanda Surabaya, Cocok untuk Isi Waktu Sebelum Check-in
10 Batagor Terenak di Bandung dengan Bumbu Kacang Istimewa, Kuliner Murah Meriah dengan Rasa Premium
12 Kuliner Mie Kocok di Bandung Paling Enak dengan Kuah Gurih yang Bikin Nagih Sejak Suapan Pertama
