Logo JawaPos
Author avatar - Image
Sabtu, 9 Juli 2022 | 19.30 WIB

Merangkak sejak Promosi Kualifikasi, No 4 Indonesia ke Semifinal

Photo - Image

Photo

JawaPos.com-Kejutan terjadi pada perempat final Malaysia Masters 2022. Pemain Indonesia nomor 45 dunia Chico Aura Dwi Wardoyo sukses mengandaskan unggulan keenam yang juga seniornya di tim nasional Indonesia, Anthony Sinisuka Ginting.

Dalam turnamen ini, Chico berstatus sebagai pemain yang dipromosikan dari kualifikasi. Di sektor tunggal putra Indonesia, Chico juga hanya berada di posisi keempat. Namun, sejak babak pertama turnamen Super 500 ini, dia tampil sangat solid.

Chico menundukkan pemain ulet Hongkong Lee Cheuk Yiu pada babak pertama dalam rubber game, 21-16, 17-21, dan 21-19. Lalu di fase 16 besar, Chico mengeliminasi pemain Thailand Kantaphon Wangcharoen juga dalam rubber game, 18-21, 21-11, dan 21-9.

Performa Chico berlanjut di perempat final. Tertinggal pada game pertama, Chico mengandaskan Ginting juga dalam rubber game dengan skor 11-21, 21-16, dan 21-17.

"Di game pertama, saya keduluan sama Aa Ginting secara tempo permainan. Dia langsung bermain cepat," kata Chico dikutip dari siaran pers PP PBSI.

"Di game kedua dan ketiga, saya coba mengimbangi temponya dan sedikit memperlambat. Hari ini saya bisa fokus dan banyak dapat poin dari kesalahan Aa Ginting sendiri."

"Memang yang saya lebih siapkan adalah mental dan pikiran karena kalau teknik kita sudah sama-sama tahu kelebihan dan kekurangan masing-masing," tambah Chico.

Sementara itu, Ginting mengaku tidak bisa mengontrol pikirannya pada game kedua dan ketiga. Ginting juga mengakui bahwa Chico bermain bagus.

"Di game pertama permainan saya masih enak dan bisa mengembangkan permainan dengan baik, sementara Chico juga banyak melakukan kesalahan sendiri. Bola dia juga masih banyak ragu-ragu," kata Ginting.

"Di game kedua, mindset saya masih seperti game pertama yang mudah dapat poin padahal dia sudah mulai lepas mainnya. Kalau di game pertama, smes saya bisa langsung dapat poin. Berbeda di game kedua ketika dia bisa balik-balik terus. Jadi saya terburu-buru malah mati sendiri," imbuh Ginting.

"Perjalanan di game kedua dan ketiga saya coba lebih sabar, hanya memang hari ini dia bermain bagus dan lepas. Kami sudah sama-sama tahu permainan masing-masing. Dan kelemahan-kelemahan dia di latihan, ternyata dia bisa tutupi juga hari ini. Beban tidak ada, justru saya lebih waspada. Bukan hanya ke Chico tapi kondisi lapangan yang berangin," kata Ginting lagi.

Pada semifinal hari ini (9/7), Chico akan berhadapan dengan pemain Tiongkok Lu Guangzu. Chico tidak ingin berhenti. Dia masih berambisi menunjukkan performa terbaik.

"Ada rasa bangga dan senang bisa melaju ke semifinal di sini, tapi tidak mau terlalu euforia karena besok masih pertandingan. Mau fokus kembali, set pikiran untuk besok (hari ini, Red) dari awal lagi," ucapnya.

Editor: Ainur Rohman
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore