Logo JawaPos
Author avatar - Image
Jumat, 20 Mei 2022 | 03.41 WIB

Alasan Windy Cantika Aisah Gagal Meraih Medali di SEA Games 2021

Photo - Image

Photo

JawaPos.com-Lifter putri andalan Indonesia Windy Cantika Aisah gagal mempertahankan emas pada kelas 49 kg. Pada SEA Games 2021 yang berlangsung di Hanoi Sports Training and Competition Center hari ini (19/5), Windy pulang dengan tangan hampa.

Untuk kategori snatch, Windy berada di posisi kedua dengan angkatan terbaik 86 kg. Namun dia gagal melakukan angkatan dalam tiga kali percobaan angkatan clean and jerk seberat 100 kg.

“Tetap disyukuri. Iya, saya ada cedera pinggul dan tulang kering yang sudah berasa sebelum Kejuaraan Dunia Junior 2022. Jadi mungkin pas melakukan jerk-nya kurang menguasai,” ungkap Windy dikutip dari Antara.

Emas kelas 49 kg ini diraih oleh lifter Thailand Khambao Surodchana. Juara dunia 2021 itu melakukan total angkatan 195 kg (snatch 88 kg dan clean and jerk 107 kg). Dia juga berhasil memperbarui rekor SEA Games yang sebelumnya dipegang Windy.

Angkatan 195 kg dari Khambao itu lebih baik ketimbang yang dibukukan Windy ketika meraih perunggu Olimpiade Tokyo 2020. Saat itu, Windy melakukan angkatan 194 kg.

Medali perak diamankan lifter Vietnam Dinh Thi Pham dengan total angkatan 183 kg (snatch 80 kg dan clean and jerk 103 kg). Sementara itu medali perunggu menjadi milik lifter Filipina Amis Ramos Rosegie dengan total angkatan 179 kg (snatch 81 kg dan clean and jerk 98 kg).

Windy melakukan debutnya di ajang SEA Games 2019 dan langsung merebut medali emas sekaligus mencatatkan rekor SEA Games kelas 49 kg. Lifter berusia 19 tahun itu membukukan total angkatan 190 kg (snatch 86 kg dan clean and jerk 104 kgP).

Namun pada SEA Games 2019, semua lifter Thailand yang kerap menjadi rival terberat Indonesia tidak ikut berpartisipasi. Thailand dijatuhi sanksi larangan berkompetisi akibat temuan kasus doping.

Catatan terbaik Windy sejauh ini adalah 194 kg (snatch 84 kg dan clean and jerk 110 kg). Catatan itu dia raih ketika meraih perunggu Olimpiade Tokyo 2020.

Pada lomba yang berlangsung lebih awal, Siti Nasifatul Hariroh meraih perunggu kelas 45 kg (snatch 72 kg dan clean and jerk 90 kg). Sedangkan Satrio Adi Nugroho gagal mempersembahkan medali setelah hanya berada di posisi keempat.

Editor: Ainur Rohman
Tags
Artikel Terkait
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore