
Photo
JawaPos.com – KONI Jawa Timur (Jatim) merasa kecewa karena tidak ada satu pun atlet gulat mereka yang dipanggil memperkuat tim nasional SEA Games 2022 di Hanoi, Vietnam.
Padahal, saat ajang PON XX Papua 2021, Jatim berhasil meraih gelar juara umum dengan perolehan 7 emas, 7 perak, dan 2 perunggu.
Karena itu, KONI Jatim resmi melayangkan surat kepada KONI Pusat, Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) serta Pengurus Besar Persatuan Gulat Seluruh Indonesia (PB PGSI).
Lewat surat tertanggal 23 Maret 2022 itu, KONI Jatim meminta pemanggilan atlet pelatnas dilakukan secara terbuka dan transparan.
Bahkan, bila perlu, seleksi juga dilakukan untuk menentukan atlet dan pelatih terbaik yang layak dan berhak membela timnas Indonesia.
’’Di PON, kami kan terbaik di cabor gulat dan kami memang layak menang, bukan dimenangkan. Nah, kok kami dapat kabar tidak ada satu pun atlet dan pelatih kami di skuad SEA Games. Mekanisme ini kami pertanyakan,’’ kata Ketua Umum KONI Jatim M. Nabil kepada Jawa Pos.
Sebenarnya, KONI Jatim sempat bertemu tim penilai (review) yang menentukan layak tidaknya atlet berangkat ke SEA Games.
Namun, belum didapat jawaban yang memuaskan.
’’Tim review bilang karena tidak diusulkan PB. Nah, kalau tidak diusulkan PB, tim review harusnya mengoreksi. Ini ada anak-anak yang bagus, tapi tidak dimasukkan kenapa?’’ tanya Nabil.
’’Ini semua kan untuk Merah Putih. Kalau seperti ini, anak-anak bisa down,’’ imbuhnya.
Lebih lanjut, Nabil berharap ada perbaikan dalam pemilihan atlet pelatnas.
’’Ini bukan soal primordialisme, saya sebagai ketua KONI Jatim membela atlet. Tapi, ada mekanisme yang kurang pas, Merah Putih-nya di mana, kan untuk Merah Putih ini,’’ kata Nabil.
Tim gulat Indonesia memberangkatkan empat atlet putra dan dua putri ke SEA Games 2022.
Empat atlet putra tersebut adalah M. Aliansyah (Kalimantan Timur), Andika Sulaeman (DKI Jakarta), Rendy Aditya (Kalimantan Selatan), dan Reyna Fadli (Papua).
Sementara itu, dua atlet putri yang tampil adalah Kharisma Tantri (Jawa Barat) dan Desi Sinta (Banten).

Pertandingan Perpisahan Bruno Moreira? Kapten Persebaya Surabaya Kirim Sinyal Emosional Jelang Lawan Persis Solo
11 Kuliner Gudeg Paling Recomended di Surabaya dengan Harga Murah Meriah Tapi Rasa Tidak Murahan
Mengenal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026: Aturan, Materi, dan Ambang Batas
10 Batagor Terenak di Bandung dengan Bumbu Kacang Istimewa, Kuliner Murah Meriah dengan Rasa Premium
Prediksi Skor Bayern Munchen vs PSG: Siapa yang akan Bertemu Arsenal di Final Liga Champions?
14 Spot Gudeg di Bandung dengan Cita Rasa Khas Yogyakarta yang Autentik dan Menggugah Selera
7 Hidden Gem Kuliner Sunda di Bogor yang Enak dan Wajib Dicoba, Suasana Asri dan Menunya Autentik
13 Gudeg Paling Enak di Solo dengan Harga Terjangkau, Rasa Premium, Cocok untuk Kulineran Bareng Keluarga!
12 Rekomendasi Kuliner Malam di Surabaya dengan View Terbaik untuk Nongkrong Santai dan Pemandangan yang Memukau
Prediksi Skor Bayern Munchen vs PSG: Sejarah Die Roten Selalu Lolos dari Semifinal Liga Champions, Masih Dominan Lawan Klub Ligue 1
