Logo JawaPos
Author avatar - Image
Selasa, 29 Maret 2022 | 21.18 WIB

Menang Tegang Setengah Bola, Lolos Playoff Kali Pertama dalam 3 Tahun

Shooting guard Amartha Hangtuah Stevan Wilfredo Neno (IBL) - Image

Shooting guard Amartha Hangtuah Stevan Wilfredo Neno (IBL)

JawaPos.com-Ambisi Pacific Caesar Surabaya lolos ke babak playoff Indonesian Basketball League (IBL) musim 2022 kandas. Kemarin (28/3) Pacific dikalahkan Satria Muda Pertamina Jakarta dengan skor 64-81 di Hall Basket Senayan.

Nasib sebaliknya didapatkan Amartha Hangtuah Jakarta. Sebagai tim pesaing Pacific berebut tiket playoff, mereka berhasil menang atas Prawira Bandung dengan skor tipis setengah bola, 83-82.

Kekalahan kemarin membuat Pacific memiliki rekor 9 kali menang dan 12 kali kalah. Sementara Amartha Hangtuah Jakarta 11 kali menang dan 10 kali kalah. Untuk bisa lolos, setiap tim minimal berada di delapan besar klasemen gabungan dari divisi merah dan divisi putih.

Posisi akhir itu diisi Amartha yang sudah mengoleksi 32 poin berbanding Pacific 30 poin. Andai kata di laga terakhir Pacific bisa mengalahkan West Bandits Solo dan Amartha Hangtuah kalah, poinnya tidak bisa mengejar.

Pebasket Amartha Hangtuah Kelly Purwanto sangat gembira bisa membawa timnya lolos. ’’Karena sebelumnya di tiga tahun ke belakang Amartha tidak lolos ke playoff. Dengan kemenangan ini, kami lolos. Kami terima kasih dengan pendukung dan pencinta basket,’’ katanya.

Kelly juga sangat puas lantaran dirinya menyadari betul sangat sulit berkompetisi di musim 2022. Sebab, jadwal yang sangat padat membuat tim tidak konsisten. ’’Cukup berat menghadapi pertandingan yang banyak. Kami harus mempersiapkan diri untuk playoff,’’ ujar Kelly.

Direktur Pacific Surabaya Irsan Pribadi Susanto menyatakan, meski sudah tidak ada kans lolos, timnya akan tetap berupaya mencuri kemenangan melawan West Bandits Solo di laga terakhir. Mereka tetap berambisi menutup game dengan kemenangan.

Irsan menyebutkan, tim akan bermain tanpa beban melawan West Bandits. ’’Ya, apa pun hasil akhirnya nanti, kami sudah cukup puas dengan progres yang dicapai pemain musim ini,’’ ucap Irsan kepada Jawa Pos.

Menurut dia, Paific bisa bersaing di IBL diperkirakan baru satu atau dua musim ke depan. Untuk musim ini, tim lebih banyak mengandalkan pemain muda. ’’Dari awal kami tidak pernah diunggulkan. Tapi, kami tetap akan berusaha maksimal dan berharap menang,’’ ujar Irsan.

Hal senada disampaikan pelatih Pacific Aries Herman. Menurut dia, tim sudah berupaya keras untuk lolos. ’’Tetapi, adanya target tersebut membuat pemain tidak bisa lepas,” ucap Aries.

Di sisi lain, Satria Muda mengakhiri seri reguler sebagai peringkat kedua klasemen di bawah Pelita Jaya Bakrie Jakarta. Tim juara bertahan tersebut masih menyisakan satu pertandingan kontra Tangerang Hawks Basketball Club.

Editor: Ainur Rohman
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore