
Photo
JawaPos.com-Tak ada pembalap Indonesia yang mampu memenangi balapan Idemitsu Asia Talent Cup (IATC) di Sirkuit Mandalika Minggu (20/3) lalu. Baik di balapan pertama ataupun balapan kedua. Hanya Reykat Yusuf Fadillah yang naik ke podium ketiga dalam balapan pertama Sabtu (19/3) sore.
Dalam balapan kedua Minggu, Reykat finis di posisi ketujuh. Sedangkan pembalap binaan PT Astra Honda Motor (AHM) lainnya –Muhammad Diandra Trihardika, Aan Riswanto, dan Zachry Akbar– finis di posisi ke-9, 13, dan 18.
Sementara itu, Veda Ega Pratama tidak ikut bertarung di dalam sesi balapan kedua Minggu lalu. Itu disebabkan Veda yang meraih podium ketiga di Qatar terjatuh dan mengalami cedera saat sesi balapan pertama.
Meski begitu, PT AHM tetap memberikan apresiasi penuh kepada para pembalap jebolan Astra Honda Racing School (AHRS) tersebut.
General Manager Marketing Planning and Analysis Division AHM Andy Wijaya menilai, keberhasilan rider Indonesia mampu menduduki podium dalam dua seri pertama musim ini layak diacungi jempol.
’’Capaian tersebut sudah menunjukkan potensi merata pembalap binaan AHM. Kami berharap capaian ini menginspirasi para pembalap muda Indonesia lainnya di dalam mengharumkan nama bangsa,’’ tutur Andy.
Dia pun berharap capaian di Sirkuit Mandalika ini bakal berlanjut dalam seri ketiga IATC yang berlangsung akhir September nanti di Sirkuit Motegi, Jepang.
Sementara itu, Reykat menuturkan alasan posisinya sampai merosot. Memulai dari grid ketiga dan finis di posisi ketujuh. Menurut pembalap asal Depok tersebut, situasi di balapan kedua Minggu sama sekali tidak dia perhitungkan.
’’Sejak awal pembalap yang ada di barisan terdepan langsung agresif memacu motor mereka dan sedikit berjarak. Sementara aku terjebak di rombongan ketiga,’’ ungkap pembalap yang baru berusia 14 tahun itu.

Persebaya Surabaya Rayakan Kembalinya Bruno Moreira, Bonek Kompak Satu Suara
14 Kuliner Malam Bandung yang Paling Enak dan Selalu Ramai hingga Larut Malam dengan Suasana Seru dan Rasa Lezat
Bocoran Soal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
18 Rekomendasi Kuliner di Tangerang untuk Keluarga, Tempat Makan Favorit dari Tradisional sampai Modern
Link Live Streaming Semifinal Uber Cup 2026 Indonesia vs Korea Selatan dan Line-up Pertandingan
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
