
Guenther Steiner resmi meninggalkan Haas sebagai Tim Prinsipal (Sumber: PlanetF1).
JawaPos.com - Kabar mengejutkan datang dari tim Formula 1 (F1) yang bermarkas di Amerika Serikat, Haas.
Mereka resmi mengumumkan perpisahan Tim Prinsipalnya, Guenther Steiner setelah 10 tahun memimpin tim.
Kabar tersebut secara resmi disiarkan pada Rabu (10/1) kemarin waktu setempat. Peran Steiner nantinya akan digantikan mantan direktur teknik Haas, Ayao Komatsu.
Dilansir dari BBC, alasan hengkangnya Steiner bukan karena faktor pemecatan, melainkan kontraknya yang tidak diperpanjang.
Direktur Teknik Haas, Simone Resta juga mengikuti jejak Steiner untuk hengkang dari tim tersebut.
Steiner sudah menjadi Tim Prinsipal Haas sejak tim tersebut pertama kali masuk ajang jet darat pada 2016 silam.
Tim ini pernah menikmati pencapaian tertingginya di bawah naungan pria 58 tahun dengan finis di urutan kelima konstruktor pada musim 2018.
Baca Juga: Ferrari Pecahkan Tradisi dengan Peluncuran Mobil F1 2024, Ferrari 676 Siap Gemparkan Maranello
Sayangnya, performa Haas yang menurun dalam beberapa tahun terakhir menjadi pertimbangan bagi sang pemilik, Gene Haas untuk merombak struktur internal mereka. Apalagi musim lalu Haas harus puas finis di urutan juru kunci konstruktor.
Setelah melakukan serangkaian diskusi panjang dengan sang pemilik, Gene Haas, diputuskan bahwa Steiner akan segera meninggalkan jabatannya mulai 10 Januari 2024.
“Saya ingin memulai dengan mengucapkan terima kasih kepada Guenther Steiner atas semua kerja kerasnya selama dekade terakhir dan saya mendoakan yang terbaik untuk masa depannya,” Ujar Gene Haas dalam pernyataan resminya.
“Kedepan sebagai sebuah organisasi, jelas kami perlu meningkatkan kinerja kami di jalur yang benar. Oleh karena itu kami menunjuk Ayao Komatsu sebagai Prinsipal Tim, karena kami pada dasarnya mengutamakan teknis dalam manajemen kami,” lanjut pernyataan tersebut.
Pemecatan Steiner ini merupakan pukulan besar bagi olahraga jet darat. Pasalnya, Pria kebangsaan Italia itu merupakan salah satu Tim Prinsipal dan sosok paling karismatik di paddock.
Kepribadiannya yang lugas, terus terang, dan banyak mengumpat menjadi daya tarik utama bagi penggemar serial Dokumenter F1 di Netflix “Drive to Survive”.

10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
Berburu Oleh-Oleh Khas Pasuruan? Ini 15 Buah Tangan yang Cocok untuk Keluarga di Rumah Berdasarkan yang Paling Dicari Wisatawan
10 Tempat Makan Pempek Favorit di Bandung, Pilihan Menu Lengkap, Rasa Autentik, dan Perpaduan Cuko yang Kaya Rempah
16 Tempat Wisata Terbaik di Pandaan Pasuruan yang Buat Liburan Penuh Panorama Alam, Pegunungan dan Ketenangan
11 Rekomendasi Es Teler Terlaris di Jogja, Selalu Jadi Favorit Pecinta Dessert Tradisional Warga Lokal Maupun Pelancong!
10 Kuliner Lezat Dekat Stasiun Pasar Turi Surabaya, dari Lontong Balap hingga Nasi Bebek
10 Kedai Es Teler Paling Enak di Jakarta, Cocok untuk Melepas Dahaga saat Cuaca Panas di Siang Hari!
14 Rekomendasi Gado-Gado Paling Recomended di Surabaya, Cita Rasa Klasik Autentik dan Harga Ramah di Kantong
18 Oleh-Oleh Khas Tulungagung Ini Wajib Dibeli Jika Berkunjung, dari Kuliner hingga Kerajinan Tradisional
Ribuan Suporter Rayakan HUT ke-94 PSIS Semarang, Flare dan Nyanyian Menggema di Depan Kantor Gubernuran Jawa Tengah
