
Bintang tenis putri Ons Jabeur menyatakan empatinya terhadap keadaan Palestina pada Selasa (1/11). (Instagram/@onsjabeur)
JawaPos.com – Pemain tenis peringkat 7 dunia, Ons Jabeur, berjanji akan donasi hadiah uang pertandingan dari WTA Final Cancun yang dia dapatkan sebagai bantuan kepada Palestina.
Ons Jabeur mengucapkan janjinya berdonasi untuk Palestina dalam sebuah wawancara emosional di lapangan setelah baru saja mengalahkan pemain Marketa Vondrousova di Cancun, Meksiko, Rabu (1/11).
“Saya sangat senang dengan kemenangan ini, tapi akhir-akhir ini saya kurang bahagia, jujur saja. Situasi dunia tak membuat saya bahagia,” kata Ons Jabeur sambil menangis dikutip dari wtatennis.com.
Rasa sedih pemain tenis putri asal Tunisia itu merujuk kepada kondisi Palestina, terutama Gaza yang hancur porak-poranda akibat genosida Israel.
“Sangat sulit melihat anak-anak, bayi meninggal setiap hari. Sungguh memilukan. Jadi, saya memutuskan untuk menyumbangkan sebagian hadiah uang saya untuk membantu warga Palestina,” tutur Ons Jabeur.
“Saya tidak bisa bahagia hanya dengan kemenangan ini, dengan apa yang terjadi. Saya minta maaf teman-teman. Saya paham, ini seharusnya tentang tenis, tapi sangat membuat frustrasi melihat video setiap hari,” lanjutnya.
Hanya tentang Kemanusiaan
Ons Jabeur kemudian mengaku, apa yang dilakukannya adalah demi membawa pesan kemanusiaan.
“Maafkan saya, ini bukan pesan politik. Ini hanya pesan kemanusiaan. Saya ingin perdamaian di dunia ini dan itu saja,” pungkasnya.
Dalam konferensi persnya saat diwawancara, Ons Jabeur membahas tantangan fokus pada pertandingan tenisnya, mengingat apa yang sedang terjadi di Palestina.
“Saya mencoba menghindari media sosial sebisa mungkin, tapi itu sangat sulit. Anda melihat video, foto-foto itu sangat mengerikan setiap hari. Itu tidak membantu saya tidur atau memulihkan diri dengan baik,” tuturnya.
“Dan, yang terburuk adalah saya merasa putus asa. Saya merasa tidak bisa berbuat apa-apa. Saya harap bisa punya tangan ajaib dan akhiri semua ini dan damai untuk semua orang,” lanjutnya.
Dia merasa untuk menangani rasa frustasinya, dia harus mendonasikan sejumlah uang sehingga bisa sedikit membantu warga Palestina.
“Tapi saya tahu uang tidak berarti apa-apa saat ini bagi mereka. Jadi, saya mendoakan kebebasan bagi semua orang dan kedamaian bagi semua orang,” pungkasnya.
Kondisi Gaza

Fans Persija Datangi Sesi Latihan di Sawangan, Jakmania Bentangkan Spanduk Kritik untuk Manajemen Klub
Kemendiktisaintek Ubah Nama Prodi Teknik jadi Rekayasa, ini Daftarnya
Sekjen Laskar Merah Putih Minta Presiden Perhatikan Para Jaksa: Mereka Belum Dapat Apresiasi yang Proporsional
11 Oleh-Oleh Khas Semarang yang Paling Diburu Wisatawan karena Rasanya Lezat dan Cocok Dijadikan Buah Tangan
Jadwal Moto3 Catalunya 2026: Veda Ega Pratama Siap Jaga Konsistensi di Barcelona
Koperasi Desa Merah Putih di Pakuhaji Sepi dan Bangunan Sederhana, Dinkop UMKM Tangerang: Tidak Dibangun dari Dana Agrinas
5 Mall Terbaik dan Paling Cozy di Solo, Cocok untuk Menikmati Kuliner, Belanja, dan Nongkrong di Satu Tempat
13 Buah Tangan Khas Malang Paling Populer dengan Cita Rasa Lezat dan Harga Ramah di Kantong
12 Rekomendasi Oleh-Oleh Tradisional dan Kekinian Khas Bandung, Wajib Masuk Daftar Belanja Wisatawan Saat Berkunjung ke Kota Kembang
10 Rekomendasi Oleh-oleh Khas Solo yang Selalu Ramai Dibeli Saat Musim Liburan, Mulai dari Tradisional hingga Makanan Kekinian!
