
Ganda putra Hendra Setiawan/Mohammad Ahsan menundukkan pasangan peringkat satu dunia Satwiksairaj Rankireddy/Chirag Shetty dalam pertarungan tiga gim 25-23, 19-21, 21-19 di French Open.
JawaPos.com – Ganda putra Hendra Setiawan/Mohammad Ahsan menundukkan pasangan peringkat satu dunia Satwiksairaj Rankireddy/Chirag Shetty dalam pertarungan tiga gim 25-23, 19-21, 21-19, untuk mengamankan tiket perempat final French Open 2023.
Pasangan berjuluk The Daddies itu melakoni laga ketat sejak awal pertandingan babak 16 besar French Open. Beruntung mereka bisa membungkam ganda putra asal India itu setelah berjuang selama 54 menit di Glaz Arena.
"Pertama alhamdulillah hari ini diberikan kemenangan. Pertandingan yang menguras tenaga, pikiran, dan emosi. Mereka adalah pasangan peringkat satu dunia dan baru juara Asian Games, jadi kami bersyukur bisa mengalahkan mereka," tutur Ahsan melalui informasi resmi PP PBSI di Jakarta, Jumat (27/10).
Gim pertama berlangsung alot bagi kedua pasangan yang diwarnai kejar mengejar poin pada awal dan penghujung gim pertama.
Hendra/Ahsan yang sempat unggul dengan skor 18-13, harus terkejar oleh duo India yang mampu menyamakan kedudukan. Hendra/Ahsan terlihat cukup tegang ketika lawan mampu merebut keunggulan pada gim poin.
Namun, Hendra/Ahsan mencoba untuk lebih tenang dan akhirnya mampu merebut keunggulan awal meski lagi-lagi terlibat kejar mengejar poin.
"Kami bermain sabar, bermain panjang dulu lalu ketika ada kesempatan baru melakukan serangan dengan variasi smes atau penempatan bola," Hendra menceritakan.
Perseteruan ketat kembali lagi pada gim kedua. The Daddies awalnya terlihat bermain ngotot pada awal gim, namun setelah Satwiksairaj/Chirag merebut keunggulan, duo Indonesia kesulitan untuk membalikkan keadaan.
Hendra/Ahsan masih tak mau mengalah pada lawan dan terus menempel ketat hingga akhir gim kedua. Usaha Hendra/Ahsan tak membuahkan hasil positif, sehingga terpaksa memainkan gim ketiga.
"Setelah kehilangan gim kedua, kami coba enjoy lagi di gim ketiga. Kalau kami terus memikirkan itu, kami tidak bisa fokus lagi di gim penentuan. Kami juga merasa masih ada kesempatan untuk menang, lawan pun kelihatannya mainnya kurang nyaman," Ahsan menjelaskan.

Fans Persija Datangi Sesi Latihan di Sawangan, Jakmania Bentangkan Spanduk Kritik untuk Manajemen Klub
Kemendiktisaintek Ubah Nama Prodi Teknik jadi Rekayasa, ini Daftarnya
Sekjen Laskar Merah Putih Minta Presiden Perhatikan Para Jaksa: Mereka Belum Dapat Apresiasi yang Proporsional
11 Oleh-Oleh Khas Semarang yang Paling Diburu Wisatawan karena Rasanya Lezat dan Cocok Dijadikan Buah Tangan
Jadwal Moto3 Catalunya 2026: Veda Ega Pratama Siap Jaga Konsistensi di Barcelona
Koperasi Desa Merah Putih di Pakuhaji Sepi dan Bangunan Sederhana, Dinkop UMKM Tangerang: Tidak Dibangun dari Dana Agrinas
5 Mall Terbaik dan Paling Cozy di Solo, Cocok untuk Menikmati Kuliner, Belanja, dan Nongkrong di Satu Tempat
13 Buah Tangan Khas Malang Paling Populer dengan Cita Rasa Lezat dan Harga Ramah di Kantong
12 Rekomendasi Oleh-Oleh Tradisional dan Kekinian Khas Bandung, Wajib Masuk Daftar Belanja Wisatawan Saat Berkunjung ke Kota Kembang
10 Rekomendasi Oleh-oleh Khas Solo yang Selalu Ramai Dibeli Saat Musim Liburan, Mulai dari Tradisional hingga Makanan Kekinian!
