
JAPFA Chess Festival ke-13 diikuti 472 pecatur dari 25 provinsi, 18-22 Oktober di Gedung Serbaguna Senayan, Jakarta Pusat.
JawaPos.com–JAPFA Chess Festival ke-13 digelar PT Japfa Comfeed Indonesia Tbk (JAPFA) bekerja sama dengan PB Percasi diikuti 472 pecatur dari 25 provinsi. Event itu berlangsung pada 18-22 Oktober di Gedung Serbaguna Senayan, Jakarta Pusat.
Sekretaris Jenderal PB Percasi Hendry Hendratno menyatakan, ajang itu diramaikan para pecatur internasional. Di antaranya Grand Master Wanita (WGM) dari Vietnam dan Filipina yang turut berlaga melawan WGM Indonesia pada kategori dwitarung internasional.
Kategori dwitarung internasional adalah kategori khusus dari 12 kategori pertandingan yang ada. Tahun ini, kategori itu menghadirkan WGM Dewi AA. Citra (Indonesia) melawan WGM Nguyen Thi Mai Hung (Vietnam) untuk kategori dwitarung catur standar. WGM Janelle Mae Frayna (Filipina) vs Theodora Walukow (Indonesia) untuk kategori catur kilat secara daring.
Selain dwitarung, terdapat kategori open bagi para pemain profesional, kategori karyawan perusahaan, hingga kelompok umur di bawah 10 tahun, di bawah 14 tahun, dan di bawah 18 tahun, baik untuk putra maupun putri.
Wakil Ketua Umum PB Percasi Ichsan Soelistio berharap kegiatan bisa terus berlangsung. ”Kami mengharapkan ini bisa menjadi ajang latihan buat para pecatur kita sehingga bisa banyak grand master yang muncul dari Indonesia,” kata Ichsan.
Asisten Deputi 4 Tenaga dan Organisasi Keolahragaan Kemenpora M. Azis Ariyanto juga berharap event itu bisa jadi pemicu akan lahirnya prestasi Indonesia di internasional. Festival catur tersebut merupakan ajang prestisius yang menarik para pecatur muda berbakat dari seluruh Tanah Air untuk bersaing dan meningkatkan kemampuan bermain catur.
Dia mengatakan, meskipun prestasi catur Indonesia pada Asian Games belum memberikan yang terbaik. ”Saya yakin dengan usaha keras dari PB Percasi untuk memajukan catur di level internasional insya Allah akan kita penuhi, walaupun kemarin di Asian Games belum berhasil, tetapi ini adalah tantangan bagi semuanya,” kata Azis Ariyanto.
Sementara itu, Direktur Corporate Affairs JAPFA Rachmat Indrajaya menuturkan, turnamen ini merupakan kegiatan dua tahunan, namun sempat tertunda akibat pandemi Covid-19. Rachmat menegaskan, JAPFA Chess Festival terus mempertahankan ciri khas festival dengan mengakomodasi semua kelompok dan usia peserta catur Indonesia.
Pihaknya berharap melalui ajang tersebut dapat menemukan talenta-talenta terbaik yang akan menjadi generasi penerus olahraga catur Indonesia.
Pada event kali ini, JAPFA bersama Universitas Gunadarma meluncurkan robot catur yang dapat berfungsi sebagai mentor bahkan lawan tanding. Sehingga, diharapkan dapat semakin menarik minat generasi muda untuk menggeluti olahraga tersebut.

11 Rekomendasi Es Teler Terlaris di Jogja, Selalu Jadi Favorit Pecinta Dessert Tradisional Warga Lokal Maupun Pelancong!
16 Tempat Wisata Terbaik di Pandaan Pasuruan yang Buat Liburan Penuh Panorama Alam, Pegunungan dan Ketenangan
104 Pusat Perbelanjaan di Jakarta Bakal Pesta Diskon sampai 70 Persen, Catat Waktunya!
10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
10 Kedai Es Teler Paling Enak di Jakarta, Cocok untuk Melepas Dahaga saat Cuaca Panas di Siang Hari!
Pulang ke Persebaya Surabaya? Andik Vermansah Dapat Tawaran dari 5 Klub, Ingin Kembali Bermain di Kasta Tertinggi
Jadwal Moto3 Italia 2026! Veda Ega Pratama Ditantang Tak Goyah di Mugello demi Salip Rival Klasemen
10 Tempat Makan Pempek Favorit di Bandung, Pilihan Menu Lengkap, Rasa Autentik, dan Perpaduan Cuko yang Kaya Rempah
Berburu Oleh-Oleh Khas Pasuruan? Ini 15 Buah Tangan yang Cocok untuk Keluarga di Rumah Berdasarkan yang Paling Dicari Wisatawan
Ribuan Suporter Rayakan HUT ke-94 PSIS Semarang, Flare dan Nyanyian Menggema di Depan Kantor Gubernuran Jawa Tengah
