Poster film The Queen
JawaPos.com - Catur adalah permainan papan antara dua orang atau pemain yang membutuhkan strategi untuk mengalahkan lawannya. Permainan ini berjalan seakan-akan menjatuhkan kerajaan lawan.
Permainan ini sudah ada sejak ratusan tahun yang lalu dan masih disukai hingga sekarang. Bahkan diperkirakan merupakan nenek moyang dari permainan strategi lainnya.
Catur sangat digemari oleh banyak orang sampai-sampai ada pertandingan khusus dan gelar bagi para pemenangnya.
Walaupun hanya permainan, catur membutuhkan strategi tepat yang menyebabkan peperangan mental di antara kedua pemain hingga bagi pemain itu sendiri secara internal. Itulah yang dialami oleh Elizabeth "Beth" Harmon (Anya Taylor-Joy) sejak usia muda.
Beth kehilangan ibunya, orang tua satu-satunya, pada usia sangat muda. Setelah itu ia tinggal dan besar bersama anak-anak yatim piatu lainnya di Methuen Home for Girls.
Di panti, Beth dapat hidup seperti gadis biasa, namun jalan pikirnya tidak dapat sama dengan anak-anak lainnya karena trauma yang ia dapati.
Melawan kesenjangan antara dirinya dan anak-anak lainnya serta para pengurus panti, ia menjadi dekat dengan Tuan Shaibel, tukang yang bekerja di panti. Melalui Tuan Shaibel, Beth menyadari bahwa ia sangat tertarik dengan catur.
Tuan Shaibel juga menyadari bahwa Beth sangat pintar dalam catur. Dari sana mereka berdua sering bermain catur dan Beth juga belajar banyak tentang catur.
Namun, ada satu hal yang sering mengganggu Beth. Ia perlahan-lahan jatuh dalam adiksi terhadap obat penenang yang biasa dibagikan di panti setiap harinya.
Saat ia remaja, Beth diadopsi oleh Pasangan Wheatley. Beth jadi harus meninggalkan panti dan pindah untuk tinggal bersama mereka.
Hubungan antara Beth dengan orang tua barunya ini awalnya kurang baik, tapi perlahan-lahan ia menjadi dekat dengan ibu angkatnya (Marielle Heller). Terutama setelah ia menyadari bahwa Beth dapat mencari uang dengan memenangkan banyak pertandingan catur.
Akan tetapi, sifat sombong Beth sering menjatuhkan dirinya. Beth cenderung merasa bahwa ia adalah pecatur terbaik dan menganggap remeh lawan-lawannya.
Beth bercita-cita menjadi grandmaster catur, bahkan mengalahkan Rusia, yang pada saat itu menguasai dunia catur.
Tapi kekalahan pertamanya dengan pemenang Pertandingan Nasional Amerika Serikat Benny Watts (Thomas Brodie-Sangster) menyadarkannya bahwa selalu ada yang di atasnya.

Puluhan Orang Terjebak di AEON Mall Kumamoto Usai Gempa Dahsyat M7,1 Diikuti Ledakan
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Malik Bawazier Dilaporkan ke Polda Metro Jaya, Suami Cut Keke Diduga Tersangkut Kasus Perzinaan
Profil Mitchell Baker: Striker Naturalisasi Timnas Indonesia Berdarah Yogyakarta, Debut Gemilang di Piala AFF 2026
Prediksi Skor hingga Rekor Pertemuan Persebaya vs PSMS: Ayam Kinantan Lebih Unggul Atas Green Force
Sempat ‘Hilang’ dari Bangku Cadangan saat Timnas Indonesia Gulung Kamboja, John Herdman Ungkap Alasannya
Profil Aripat, Suami Nathalie Holscher: Dari Sales hingga Menjadi Pengusaha
Prediksi Skor Persebaya Surabaya vs PSMS Medan di Piala Presiden 2026: Misi Green Force Raih 3 Poin Lagi!
Prediksi Skor Port FC vs Persija Jakarta di Piala Presiden 2026: Pembuktian Magis Shin Tae-yong!
