Logo JawaPos
Author avatar - Image
Kamis, 22 Oktober 2020 | 22.51 WIB

Tinggalkan Luka Mendalam Saat Juara Dunianya Diambil Manny Pacquiao

John Gurzinski/AFP BANYAK MAUNYA: Manny Pacquiao (kanan) melancarkan jab ke arah wajah Keith Thurman dalam perebutan titel kelas welter WBA di MGM Grand Garden Arena (20/7/2019). - Image

John Gurzinski/AFP BANYAK MAUNYA: Manny Pacquiao (kanan) melancarkan jab ke arah wajah Keith Thurman dalam perebutan titel kelas welter WBA di MGM Grand Garden Arena (20/7/2019).

JawaPos.com-Keith Thurman bertekad untuk bangkit. Pada 2021, dia mengatakan akan naik ring dan melawan juara dunia kelas welter IBF dan WBC Errol Spence Jr.

Thurman mengatakan hal tersebut untuk merespon komentar-komentar di media sosial. Di sana, Thurman mendapatkan pertanyaan soal kelanjutan karirnya setelah dikalahkan Pacquiao pada Juli 2019.

Thurman sejatinya masih muda untuk ukuran petinju. Masih 31 tahun. Catatan rekornya juga mengkilat. Bertarung 31 kali, dia mencatat 29 kemenangan dan cuma menelan satu kekalahan. Satu laga lain berakhir no contest.


Thurman mengalami kekalahan pertama dalam karirnya karena ditumbangkan Pacquiao yang sudah berusia 41 tahun. Tidak cuma kalah angka, Thurman juga kehilangan sabuk juara kelas welter WBA Super.

Setelah pertarungan tersebut, sepanjang 2020, Thurman belum pernah naik ring lagi. Ini tanda-tanda yang tidak bagus.

Apalagi pada 2019 dia mendapatkan pengalaman buruk. Setelah merebut sabuk juara kelas welter WBC dari Danny Garcia pada 2017, dia gagal bertarung untuk memperahankan gelar. Alhasil, WBC mencabut sabuk juara itu dari pinggangnya.

Gelar WBC akhirnya direbut oleh Spence. Dan uniknya, pada 5 Desember mendatang di Arlington, Texas, Spence akan melawan Garcia untuk mempertahankan sabuk juara dunia WBC dan IBF.

"Jangan sampai dia terkena pukulan no-look hook kiri dari Danny boy," saran Thurman kepada Spence seperti dikutip dari Boxing Scene. "Dia terlalu banyak dipukul oleh Shawn Porter. Jadi, lebih baik, dia tidak mendapatkan pukulan dari Danny," imbuh Thurman.

Pada 28 September 2019, Spence menang angka dari Porter untuk merebut sabuk juara dunia kelas welter WBC.

Thurman sendiri sangat berambisi untuk melakukan rematch melawan Pacquiao. Namun, legenda Filipina itu memberikan tanda bahwa dia tidak tertarik untuk bertarung lagi kontra Thurman. Jadi, sekarang, dia mengalihkan incarannya kepada Spence.

Walaupun kekalahan atas Pacquiao sangat menyakitkan dan meninggalkan luka yang mendalam. Tetapi Thurman mengaku mentalnya tidak hancur. "Sebelumnya, saya adalah juara, jadi saya tetap juara. Juara itu ada di pikiran. Kamu tidak akan bisa mengambilnya dari saya. Sampai saya mati, saya adalah juara," tegas Thurman.

Editor: Ainur Rohman
Tags
Artikel Terkait
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore