
Ganda putra Indonesia Bagas Maulana/Muhammad Shohibul Fikri melaju ke perempat final Kejuaraan Dunia BWF 2023 setelah mengalahkan Takuro Hoki/Yugo Kobayashi (Jepang). (ANTARA)
JawaPos.com - Ganda putra Indonesia Bagas Maulana/Muhammad Shohibul Fikri merasa sangat puas dan senang bisa mengalahkan Takuro Hoki/Yugo Kobayashi pada pertemuan di babak 16 besar Kejuaraan Dunia BWF 2023, Kamis malam waktu Kopenhagen, Denmark, dikutip dari ANTARA.
Pasangan berjuluk BaKri itu akhirnya bisa menekuk ganda putra asal Jepang tersebut dengan dua gim langsung 22-20, 21-18, setelah sebelumnya selalu kalah dalam tiga pertandingan berturut-turut.
"Alhamdulillah kami diberi kelancaran dan menang. Rasanya senang bisa tembus dan menang melawan musuh bebuyutan. Tadi strategi kami hanya menikmati pertandingan di tengah lapangan dan tidak memikirkan soal menang atau kalah," kata Bagas melalui informasi resmi PP PBSI di Jakarta, Jumat (25/8) dini hari.
Baca Juga: Indonesia Putus Rekor 38 tahun Tak Pernah Menang di Kandang Thailand
Kemenangan tersebut tidak hanya memperpanjang langkah duo Indonesia melaju ke perempat final, namun juga menjadi kebanggaan tersendiri karena bisa mengalahkan pasangan yang terkenal sulit ditundukkan.
"Rasanya senang dan bangga bisa menang lawan Hoki/Kobayashi. Sukses ini menunjukkan kami bisa memenangkan pertandingan. Kemenangan ini juga sangat berarti untuk membuktikan bahwa kami bisa," kata Fikri menambahkan.
Pasangan juara All England 2022 itu menceritakan, salah satu faktor kemenangan mereka ialah dengan menonton rekaman gambar dari pertandingan yang dimainkan oleh Hoki/Kobayashi.
Baca Juga: Di Hadapan Para Mendag G20, Zulhas Ungkap Penyebab Fragmentasi Perdagangan Dunia dan Cara Mengatasinya
Evaluasi dari tiga pertemuan sebelumnya juga menjadi bahan untuk mematangkan strategi yang dipakai oleh Bagas/Fikri.
Namun secara keseluruhan, tidak ada perbedaan strategi yang mencolok jika dibandingkan penampilan di pertandingan sebelumnya. Hanya saja mereka berupaya tampil lebih solid dan sabar saat menghadapi Hoki/Kobayashi.
"Karena sebelumnya pernah bertemu, dan kalah terus di tiga pertemuan terakhir, kami rajin melihat rekaman video lawan. Selain itu kami juga harus lebih yakin dan tampil baik," ucap Bagas.
Baca Juga: Resmi Pecat dari PDIP, Budiman Sudjatmiko: Saya Sudah Menerima, Terima Kasih untuk Semuanya
Kesabaran tersebut terlihat pada gim pertama, ketika mereka tertinggal 18-20 dari duo Jepang, Bagas/Fikri malah bisa membalikkan keadaan dengan merebut empat poin beruntun untuk memenangkan gim tersebut.
"Dalam pertandingan tadi, kami hanya fokus ke permainan. Juga jangan membuat banyak salah sendiri. Selebihnya, kami tidak boleh lengah," demikian Fikri.

Pertandingan Perpisahan Bruno Moreira? Kapten Persebaya Surabaya Kirim Sinyal Emosional Jelang Lawan Persis Solo
Mengenal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026: Aturan, Materi, dan Ambang Batas
Korban Rudapaksa di Cipondoh Jalani Trauma Healing, DP3AP2KB Kota Tangerang Beri Pendampingan Khusus
Prediksi Skor Bayern Munchen vs PSG: Siapa yang akan Bertemu Arsenal di Final Liga Champions?
10 Rekomendasi Restoran Paling Populer di Surabaya dengan Menu Lengkap dan Harga Variatif
Mobil Plat L Ringsek di Malang Diserang 300 Orang? Polres Malang Turun Tangan, Ini Fakta Terbarunya
11 Kuliner Gudeg Paling Recomended di Surabaya dengan Harga Murah Meriah Tapi Rasa Tidak Murahan
15 Rekomendasi Kuliner Mantap Dekat Bandara Juanda Surabaya, Cocok untuk Isi Waktu Sebelum Check-in
10 Batagor Terenak di Bandung dengan Bumbu Kacang Istimewa, Kuliner Murah Meriah dengan Rasa Premium
12 Kuliner Mie Kocok di Bandung Paling Enak dengan Kuah Gurih yang Bikin Nagih Sejak Suapan Pertama
