
Carlos Alcaraz melemparkan raketnya ke arah bangku pemain karena frustasi dikalahkan Tommy Paul di Kanada Terbuka.
JawaPos.com – Ranking I dunia Carlos Alcaraz gagal menahan frustrasinya pada laga perempat final Kanada Terbuka. Pada laga kemarin (12/8), pengoleksi dua gelar grand slam itu takluk di tangan petenis Amerika Serikat (AS) Tommy Paul dalam tiga set 3-6, 6-4, 3-6.
Setelah kalah di set pertama, Alcaraz membanting raketnya sangat keras ke arah bangku. Padahal, perilaku seperti itu selama ini jarang dilakukan Alcaraz.
Di set pertama tersebut, petenis 20 tahun itu memang tampil buruk. Dia sering membuat kesalahan sendiri. Alcaraz bahkan tercatat sampai empat kali membuat double fault.
”Pukulannya sangat sulit dipatahkan. Dia kuat di berbagai sisi lapangan. Sungguh dia kuat sekali,” ungkap Alcaraz mengomentari performa Paul dilansir ESPN. Hasil ini sekaligus membuat 14 kemenangan beruntun Alcaraz pada musim ini terhenti.
Bagi Paul, kemenangan atas Alcaraz ini sangat berarti. Ranking ke-14 dunia tersebut bakal menghadapi Jannik Sinner di semifinal.
”Hasil ini memberiku kepercayaan diri bahwa aku bisa mengalahkan siapa pun di lapangan. Tidak pernah baik bagi seorang petenis berjalan ke lapangan dengan perasaan ragu bahwa dia bisa menang atau tidak di laga yang akan dihadapi,” jelas Paul dilansir ESPN.
Setelah dari Kanada, Alcaraz yang baru saja menjuarai Wimbledon 2023 bakal langsung bertolak ke Negeri Paman Sam untuk mempersiapkan diri tampil di grand slam Amerika Serikat (AS) Terbuka yang start pada 28 Agustus.
Namun, sebelum itu, Alcaraz akan turun ke turnamen pemanasan, Cincinnati Masters, awal pekan depan. ”Kekalahan di turnamen ini memberiku banyak pelajaran. Aku akan berusaha tampil lebih baik lagi di Cincinnati,” kata Alcaraz.
Setelah dari Cincinnati, dia akan memburu misi besarnya untuk mempertahankan gelar AS Terbuka yang diraihnya pada 2022. Itu adalah gelar mayor pertamanya sepanjang karier setelah menaklukkan Casper Ruud di final.

Prediksi Skor Tanjung Verde vs Arab Saudi di Piala Dunia 2026: Misi Blue Sharks Pulangkan Green Falcons
Prediksi Skor Mesir vs Iran di Piala Dunia 2026: The Pharaohs Selangkah Lagi ke 32 Besar Piala Dunia 2026
Prediksi Skor Selandia Baru vs Belgia di Piala Dunia 2026: Pembuktian Romelu Lukaku Belum Habis!
Prediksi Skor Uruguay vs Spanyol di Piala Dunia 2026: La Roja Tak Ingin Tersandung, La Celeste Wajib Menang
Prediksi Skor Aljazair vs Austria di Piala Dunia 2026: Tiket 32 Besar Dipertaruhkan, Duel Sengit Berpotensi Imbang
Prediksi Skor Kroasia vs Ghana di Piala Dunia 2026: Duel Penentu Tiket 32 Besar, Hasil Imbang Skenario Paling Masuk Akal
Prediksi Skor RD Kongo vs Uzbekistan di Piala Dunia 2026: Duel Sengit di Laga Terakhir Fase Grup
Prediksi Skor Senegal vs Irak di Piala Dunia 2026: Sadio Mane Jadi Kunci Kalahkan Singa Mesopotamia
Prediksi Afrika Selatan vs Kanada di 32 Besar Piala Dunia 2026: Bafana Bafana Ukir Sejarah!
Prediksi Skor Panama vs Inggris: Three Lions Sedang Tak Ideal, Harry Kane Ingin Kembali ke Jalur Gol
