Penampilan Rehan/Lisa di Australia Open pekan lalu. Mereka adalah ganda campuran Indonesia yang rankingnya paling bagus.
JawaPos.com – Prestasi bulu tangkis tanah air sedang mendapat sorotan. Hampir semua sektor performanya menurun. Salah satunya sektor ganda campuran. Kondisi itu membuat ganda campuran sulit meloloskan dua pasangan di Olimpiade 2024.
Sebab, tiga pasangan di posisi terbaik saat ini terbilang belum aman untuk mengunci tiket ke Olimpiade. Per kemarin (6/8), ranking setiap pemain masih mepet.
Yakni, Rehan Naufal Kusharjanto/Lisa Ayu Kusumawati (ranking ke-13), Rinov Rivaldy/Pitha Haningtyas Mentari (17), dan Dejan Ferdinansyah/Gloria E. Widjaja (18).
Mantan pebulu tangkis nasional Luluk Hadiyanto menuturkan, di edisi kali ini, sulit melihat ganda campuran bisa meloloskan dua wakil di Olimpiade. ”Paling hanya satu wakil,” ujar mantan ganda putra terbaik dunia bersama Alvent Yulianto itu kepada Jawa Pos.
Sebagaimana diketahui, di Olimpiade, satu negara boleh mengirimkan dua wakil jika keduanya berada di peringkat delapan besar dari 16 ranking kualifikasi. Namun, apabila salah satu pasangan berada di luar delapan besar, hanya ada satu wakil yang bisa tampil.
Hal itu membuat posisi Indonesia untuk meloloskan dua wakil bakal sulit. Kali terakhir skuad Merah Putih bisa meloloskan dua wakil ganda campuran di Olimpiade terjadi pada edisi Rio de Janeiro 2016. Indonesia mengirimkan Tontowi Ahmad/Liliyana Natsir dan Praveen Jordan/Debby Susanto.
Keduanya bahkan bertemu di babak perempat final. Pada akhirnya, Tontowi/Liliyana berhasil menang dan mengakhiri event sebagai juara. Luluk menuturkan, edisi 2016 memang paling ideal. Sebab, dua pemain bisa saling back up. ”Owi/Butet ketika itu di-back up Praveen/Debby,” ucap pria berusia 44 tahun tersebut.
Selain itu, keberadaan dua pasangan membuat pemain seolah tidak memikul beban sendirian. ”Di sebuah event besar begitu biasanya. Kalau cuma sendiri, dikeroyok terus kan capek. Tapi, kalau ada dua bisa saling mempersulit lawan. Itu akan jadi keuntungan,” tuturnya.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
Sempat Di-blacklist Koramil, Pembangunan Koperasi Merah Putih di Tuban Dikawal Babinsa
17 kuliner Legendaris di Surabaya yang Wajib Dicicipi Sekali Seumur Hidup!
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
Kecelakaan Kereta dan KRL di Bekasi Timur, KAI Fokus Evakuasi Para Korban
