
Valentino Rossi dan pacaranya Francesca Sofia Novello
JawaPos.com – Marc Marquez sudah memastikan gelar MotoGP 2019. Tetapi, dia tak mau mengendurkan gas motornya. Jagoan Repsol Honda tersebut berupaya keras tampil konsisten dalam dua balapan tersisa.
Musim ini Marquez tidak pernah lepas dari podium 1 dan 2. Hanya sekali dia kehilangan podium setelah retired dari GP Amerika lantaran terjatuh menjelang lap terakhir.
Pembalap 26 tahun itu punya kans besar mengukir rekor poin di pentas MotoGP. Balapan di Malaysia akhir pekan ini (3/10) menjadi momentum penting buatnya. Kini dia mengumpulkan 375 poin, terpaut delapan poin dari rekor poin milik Jorge Lorenzo yang tercipta pada musim 2010.
Untuk memecahkan rekor tersebut, dia hanya membutuhkan finis ketujuh dan mengemas sembilan poin. ’’Saya tidak terlalu peduli dengan rekor itu. Saya tidak akan mengubah strategi. Target saya tetap memenangi dua balapan terakhir, atau setidaknya naik podium,’’ beber Marquez dalam konferensi pers kemarin.
Marquez sudah tidak ada beban lagi. Gelar musim ini sudah di tangannya. Konfidensi Marquez bertambah karena konsistensi motor Honda RC213V sepanjang musim ini. Tahun lalu dia juga menggamit kemenangan di Sirkuit Sepang, Malaysia, walaupun memulai balapan dari grid ketujuh.
Kesempatan yang sama tersaji musim ini. ’’Tahun ini motor saya lebih baik dari tahun lalu. Kecepatannya bertambah. Tetapi, pekan ini akan sulit karena cuacanya dan suhunya,’’ beber kakak kandung rider Moto2 Alex Marquez itu.
Titik terpanas cuaca di Sepang diperkirakan di kisaran 32 derajat Celsius. Situasi tersebut akan menjadi tantangan buat rider setelah pekan lalu mereka dihantam angin dan menunda sesi kualifikasi GP Australia.
Sementara itu, rookie of the year Fabio Quartararo belum 100 persen fit. Dia terlihat menggunakan kruk saat di Sirkuit Sepang kemarin. Kecelakaan hebat yang terjadi di Australia mengakibatkan dia gagal finis. ’’Kondisi saya lebih baik, meski masih terasa sakit,’’ kata pembalap Prancis itu.
Ujian berat itu akan berlangsung dalam balapan kandang timnya, Petronas Yamaha SRT. Apalagi, pada tahun pertamanya tampil di MotoGP, SRT berupaya untuk bisa menggamit kemenangan pertama. Kans terbuka lebar melihat performa mereka musim ini yang cukup stabil.
Quartararo juga bersiap kembali bertarung dengan Marquez di barisan terdepan. Hingga saat ini, dia tidak pernah memenangi duel atas pembalap Spanyol tersebut. ’’Yang terpenting adalah mengetahui dulu potensi motor saya akhir pekan ini. Bagaimana saya bisa tampil cepat sejak latihan bebas pertama. Setelah itu, saya bisa mempersiapkan pertarungan,’’ beber Quartararo.

Pertandingan Perpisahan Bruno Moreira? Kapten Persebaya Surabaya Kirim Sinyal Emosional Jelang Lawan Persis Solo
Mengenal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026: Aturan, Materi, dan Ambang Batas
Korban Rudapaksa di Cipondoh Jalani Trauma Healing, DP3AP2KB Kota Tangerang Beri Pendampingan Khusus
Prediksi Skor Bayern Munchen vs PSG: Siapa yang akan Bertemu Arsenal di Final Liga Champions?
10 Rekomendasi Restoran Paling Populer di Surabaya dengan Menu Lengkap dan Harga Variatif
Mobil Plat L Ringsek di Malang Diserang 300 Orang? Polres Malang Turun Tangan, Ini Fakta Terbarunya
11 Kuliner Gudeg Paling Recomended di Surabaya dengan Harga Murah Meriah Tapi Rasa Tidak Murahan
15 Rekomendasi Kuliner Mantap Dekat Bandara Juanda Surabaya, Cocok untuk Isi Waktu Sebelum Check-in
10 Batagor Terenak di Bandung dengan Bumbu Kacang Istimewa, Kuliner Murah Meriah dengan Rasa Premium
12 Kuliner Mie Kocok di Bandung Paling Enak dengan Kuah Gurih yang Bikin Nagih Sejak Suapan Pertama
