
Angger bondan/jawa pos SIAP TARUNG: Ery Subiyasno (kiri) optimistis menang atas Edison Berwela dalam perebutan gelar WPBF di di GOR Hayam Wuruk Kodam V/Brawijaya, Surabaya, hari ini.
JawaPos.com– Keinginan pencinta tinju pro tanah air menyaksikan duel internasional di negeri sendiri terpenuhi hari ini. Petinju Indonesia Ery Subiyasno alias Erick Deztroyer bakal bertarung kontra petinju Filipina Edison Berwela nanti malam, 12 Oktober 2019 (Live JTV pukul 22.00 WIB).
Dalam laga yang berlangsung di GOR Hayam Wuruk Kodam V/Brawijaya, Surabaya, itu, mereka memperebutkan sabuk juara kelas bulu (57,1 kg) Asia Pasific versi World Professional Boxing Federation (WPBF). Pertandingan bakal makin seru karena pemenang duel itu akan diboyong ke Tiongkok pada Januari mendatang. Tujuannya untuk memperebutkan sabuk juara dunia kelas bulu WPBF.
Hal itu ditegaskan supervisor WPBF Dante Almario Santos. ”Presiden WPBF David Young menelepon saya langsung pagi ini (kemarin, Red) untuk memastikan itu,” jelas Santos dalam sesi timbang badan dan konferensi pers kemarin.
Erick punya motivasi berlipat.
Selain menambah rekor kemenangan, petinju 34 tahun itu ingin memberikan hadiah manis untuk hari jadi satuannya, yakni TNI. Korps tersebut memang baru memperingati hari jadi ke-74 pada 5 Oktober lalu. ”Tidak ada target spesifik menang KO atau angka. Saya akan berikan yang terbaik di atas ring,” tegas petinju berpangkat sersan kepala tersebut.
Demi mewujudkan target itu, pria kelahiran Jogjakarta tersebut sudah beberapa kali menonton rekaman pertarungan Berwela. Pengalamannya naik ring kali terakhir di Singapura pada laga nongelar April lalu melawan petinju Filipina Mark Magsayo juga membuat kepercayaan dirinya meningkat.
”Pukulan Berwela, tampaknya, tidak seakurat Magsayo. Makanya saya berani target menang. Meski tidak boleh sesumbar juga,” tambah Erick yang selama ini bertugas di satuan Yonif 3 Marinir Sidoarjo.
Sebaliknya, Berwela juga sangat yakin bisa menang. Petinju 36 tahun itu mengaku sudah berlatih maksimal di negaranya. ”Saya tidak mau banyak bicara. Tapi, saya sangat yakin bisa menang,” ucap petinju yang punya rekor 18 kali menang (6 KO), 41 kali kalah, dan 8 kali draw tersebut.
Sementara itu, Erick mengukir rekor 15 kali menang (3 KO), 4 kali kalah, dan sekali draw.

Pertandingan Perpisahan Bruno Moreira? Kapten Persebaya Surabaya Kirim Sinyal Emosional Jelang Lawan Persis Solo
11 Kuliner Gudeg Paling Recomended di Surabaya dengan Harga Murah Meriah Tapi Rasa Tidak Murahan
Mengenal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026: Aturan, Materi, dan Ambang Batas
10 Batagor Terenak di Bandung dengan Bumbu Kacang Istimewa, Kuliner Murah Meriah dengan Rasa Premium
Prediksi Skor Bayern Munchen vs PSG: Siapa yang akan Bertemu Arsenal di Final Liga Champions?
14 Spot Gudeg di Bandung dengan Cita Rasa Khas Yogyakarta yang Autentik dan Menggugah Selera
7 Hidden Gem Kuliner Sunda di Bogor yang Enak dan Wajib Dicoba, Suasana Asri dan Menunya Autentik
13 Gudeg Paling Enak di Solo dengan Harga Terjangkau, Rasa Premium, Cocok untuk Kulineran Bareng Keluarga!
12 Rekomendasi Kuliner Malam di Surabaya dengan View Terbaik untuk Nongkrong Santai dan Pemandangan yang Memukau
Prediksi Skor Bayern Munchen vs PSG: Sejarah Die Roten Selalu Lolos dari Semifinal Liga Champions, Masih Dominan Lawan Klub Ligue 1
