Logo JawaPos
Author avatar - Image
Selasa, 17 September 2019 | 23.27 WIB

Gregg Popovich Bilang Bahwa Kritik Kepada Team USA Sudah Menjijikkan

DONGGUAN, CHINA - SEPTEMBER 11: Head Coach Gregg Popovich of USA talks to the team during the game against France during the 2019 FIBA World Cup Quarter-Finals on September 11, 2019 at the Dongguan Basketball Center in Dongguan, China. NOTE TO USER: User - Image

DONGGUAN, CHINA - SEPTEMBER 11: Head Coach Gregg Popovich of USA talks to the team during the game against France during the 2019 FIBA World Cup Quarter-Finals on September 11, 2019 at the Dongguan Basketball Center in Dongguan, China. NOTE TO USER: User

Jawa Pos-Finis pada posisi ketujuh Piala Dunia FIBA 2019 Tiongkok, membuat Team USA adalah peringkat terburuk mereka pada ajang besar internasional.

Untung, masih ada satu hasil positif yang mereka bawa pulang ke Amerika Serikat. Yakni tiket langsung menuju Olimpaide 2020 Tokyo.

Setelah Piala Dunia FIBA 2019 yang berakhir Minggu (15/9), delapan negara memang sudah tercatat lolos ke Tokyo. Mereka adalah Nigeria, Argentina, Amerika Serikat (AS), Iran, Prancis, Spanyol, serta Australia. Satu lagi adalah Jepang yang akan bertindak sebagai host.

Sementara itu, empat tiket lain masih akan diperebutkan 24 negara yang bakal bertarung di ajang kualifikasi pada 6-12 Juli 2020 mendatang.

Bagi team USA, finis di posisi ketujuh Piala Dunia FIBA membuat mereka pulang dengan kepala tertunduk. Kritikan-kritikan pedas mulai muncul. Namun, pelatih mereka Gregg Popovich langsung pasang badan.

Dia menyebut tidak ada yang pantas untuk disalahkan untuk menyikapi hasil buruk ini. Coach Pop-panggilan akrab Popovich mengatakan, orang-orang yang menyebut Team USA sudah seharusnya mendapat medali emas adalah orang-orang arogan dan tidak menghormati para kontestan lain pada ajang tersebut.

''Ada yang ingin membuat kami malu gara-gara tidak mampu membawa pulang medali emas. Itu adalah sikap yang menjijikkan,” ucap pelatih 70 tahun tersebut kepada ESPN.

Dia memastikan bahwa semua pemainnya sudah berjuang sekuat tenaga. Coach Pop juga menyinggung tidak seharusnya media terus mengungkit pemain-pemain yang lebih pantas berada di Team USA dibanding nama-nama yang ada dalam roster saat ini.

Memang, bintang-bintang kelas A menolak bergabung dalam tim ini. Misalnya saja Paul George, James Harden, Stephen Curry, Kawhi Leonard, Damian Lillard, sampai LeBron James, dan Russell Westbrook, atau Blake Griffin.

''Apa yang harus dilakukan Team USA selanjutnya? Jawabannya adalah terus melangkah dan bekerja keras,” ucapnya. ''Kamu harus tetap melakukan yang terbaik dengan siapapun yang datang. Itu saja,” tambah pelatih San Antonio Spurs tersebut.

Komentar lebih tegas diucapkan Managing Director Team USA Jerry Colangelo. Dalam wawancara dengan AP pasca Team USA kalah dari Prancis di perempat final, secara tersirat dia menyebut pemain yang ada di timnya saat ini lebih terhormat dibanding pemain-pemain lain yang menolak undangan bergabung dengan berbagai alasan.

''Anda akan selalu ingat dan mencatat siapa-siapa yang berangkat berperang bersama Anda dan siapa-siapa yang menolak ikut,” ucapnya.

Di lain sisi, beberapa bintang NBA sudah menyatakan siap bergabung dengan Team USA jika dibutuhkan untuk Olimpiade Tokyo 2020. Salah satu yang sudah mengajukan diri adalah power forward Golden State Warriors, Draymond Green.

Green menyebut penolakan yang dilakukan oleh beberapa bintang NBA untuk tampil di FIBA World Cup 2019 kali ini hanyalah masalah jadwal yang tidak sinkron. Dia merasa perhelatan tahun ini telalu mepet dengan berakhirnya kompetisi NBA. ”Saya rasa akan ada banyak pemain baru yang bergabung untuk Olimpiade. Dan saya ingin menjadi satu di antaranya,” tegas Green.

Editor: Ainur Rohman
Tags
Artikel Terkait
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore