
Black Friday, budaya diskon besar-besaran dari AS yang dirayakan setiap hari Jum
JawaPos.com - Tahukah kamu apa itu Black Friday? Secara umum, Black friday adalah hari Jumat terakhir bulan November yang diperingati secara global terutama di Amerika Serikat.
Black Friday tahun ini, telah diperingati pada tanggal 24 November, dengan serangkaian acara.
Pada umumnya acara Black Friday memulai rangkaian penjualan pra-Natal dengan menawarkan diskon istimewa dan promosi menarik di berbagai toko maupun platform online.
Menjelajahi sejarah dan tradisi Black Friday, agaknya dapat membantu kita memahami esensi dari peristiwa belanja yang ramah konsumen ini.
Dilansir dari times of india, Kamis (30/11), Black Friday menjadi simbol kegembiraan belanja tahunan, menyusul sehari setelah perayaan Thanksgiving di Amerika Serikat.
Black Friday merupakan acara ritel yang terkenal dengan diskon besar dan penawaran luar biasa, yang terdapat di seluruh toko fisik maupun platform online.
Pembeli dengan penuh semangat menantikan penurunan harga barang-barang seperti elektronik dan pakaian, seringkali rela mengantri berjam-jam sebelum toko dibuka atau menjelajahi internet untuk mencari penawaran cepat.
Black Friday bermula di pertengahan abad ke-20 di Philadelphia, di mana istilah ini awalnya digunakan oleh polisi untuk menggambarkan kekacauan yang terjadi di kota sehari setelah Thanksgiving.
Awalnya dikarenakan pertandingan sepak bola Angkatan Darat-Angkatan Laut, peristiwa ini menyebabkan kemacetan lalu lintas dan kekacauan penegakan hukum.
Seiring berlalunya waktu, pengecer mengadopsi istilah ini dengan makna positif, menghubungkannya dengan momen penjualan tahunan yang mendorong mereka menuju "yang hitam" atau profitabilitas.
Pada era 80-an dan 90an, Black Friday tumbuh menjadi ekstravaganza belanja yang melibatkan seluruh negara. Dimana hal ini menjadi poin awal tidak resmi untuk musim belanja liburan, ditandai dengan diskon besar dan penawaran menarik.
Baca Juga: Apa Arti Black Friday? Simak Makna dan Sejarah Kemunculannya, Diperingati Satu Hari setelah Thanksgiving
Seiring dengan meningkatnya popularitas belanja online, muncullah Cyber Monday, memperluas belanja online di luar toko offline.
Daya tarik Black Friday meluas melewati batas Amerika Serikat dan menyebar ke seluruh dunia, termasuk negara-negara seperti Kanada, Inggris, dan sekitarnya.
Konsep memberikan diskon besar dan penawaran tak tertandingi, dengan cepat menjadi fenomena global.
Meskipun ada perdebatan seputar dampaknya terhadap konsumerisme dan komersialisasi hari libur, Black Friday tetap menjadi ujian budaya, hari di mana pembeli bersemangat mencari barang murah dan pengecer berharap pada lonjakan penjualan menuju akhir tahun.
***

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
11 Rekomendasi Gudeg Terenak di Jakarta, Kuliner Manis yang Tak Kalah Legit Seperti di Jogjakarta
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
12 Tempat Makan Legend di Bandung yang Wajib Dicoba, Ada yang Sudah Berdiri Sejak Zaman Belanda!
Tanpa Eliano Reijnders dan Luciano Guaycochea! Prediksi Susunan Pemain Bhayangkara FC vs Persib Bandung
11 Kuliner Malam Surabaya Paling Enak dan Legendaris untuk Kamu yang Sering Lapar Tengah Malam
