
Tangkapan layar video yang menyebut keberadaan macan di sekitar Pantai Menganti, Kebumen. DLHKP dan BKSDA belum dapat memastikan kebenaran hewan tersebut merupakan macan. (M Hafied/Radar Kebumen)
JawaPos.com - Media Sosial dibuat heboh dengan unggahan video viral yang menyebutkan kemunculan satwa liar berupa macan di sekitar Pantai Menganti, Kebumen. Dinas Lingkungan Hidup, Kelautan, dan Perikanan (DLHKP) Kebumen lantas melakukan analisis untuk memastikan penampakan tersebut.
Dalam video yang diunggah oleh akun TikTok @vloeurranger pada Selasa (20/11), memperlihatkan sebuah rekaman penampakan satwa liar yang tampak seperti seekor kucing besar yang diduga macan dari jarak kejauhan di sekitar Pantai Menganti.
Hewan yang diduga macan itu terlihat keluar dari balik jurang dan muncul di sela hamparan bukit. Perekam video tersebut juga menarasikan tentang perjumpaannya dengan macan di Bukit Tugel, Pantai Menganti tersebut.
"Sumpah, itu macan gede bener. Kelihatan nggak tuh naik. Macan gede bener. Tuh, mau manjat pohon dia," katanya, dikutip dari video TikTok oleh @vloeurranger, Kamis (23/11).
Melansir dari Radar Jogja, Kamis (23/11), Subkor Bidang Pengendalian Pencemaran dan Kerusakan Lingkungan dari DLHKP Kebumen, Asifudin menyampaikan bahwa dari hasil analisis yang sudah dilakukan, penampakan satwa liar yang ada dalam video viral tersebut merujuk pada sejenis kera, bukan macan.
"Itu bukan macan, tapi monyet. Dilihat sekilas dari cara berdiri dan berjalan itu monyet," terangnya seperti yang dikutip dari Radar Jogja pada Kamis (23/11).
Kendati demikian, pihak DLHKP Kebumen mengatakan bahwa mereka akan tetap melakukan rangkaian validasi melalui pengumpulan data dan peninjauan di lapangan terkait dengan video viral tersebut yang kini telah ditonton lebih dari 8 juta kali.
Selain itu, Asifudin juga mengatakan bahwa area sekitar Pantai Menganti bukanlah habitat asli macan dan itu ditunjukkan oleh data sebaran satwa.
Namun, menurutnya berbagai kemungkinan bisa terjadi, sebab wilayah perbukitan Pantai Menganti termasuk ke dalam kawasan hutan.
"Namanya satwa, bisa berpindah. Bisa juga orang membawa ke situ. Nah, ini kemungkinan masih perlu diselidiki," katanya.
Pihak DLHKP Kebumen juga diketahui telah berkoordinasi dengan BKSDA Jawa Tengah. Dalam waktu dekat, disebutkan bahwa akan ada langkah selanjutnya untuk memastikan kemunculan satwa liar tersebut.
"Hasil analisis masih bisa berkembang ketika nanti dilakukan peninjauan. Sejauh kami tahu, sekitar Pantai Menganti sudah tidak ada macan," ucap Asifudin.
Sementara, menurut Kepala Desa Karangduwur, Kecamatan Ayah, Sutono mengatakan bahwa penampakan satwa liar dalam video yang viral itu bukanlah macan, melainkan sejenis kucing besar yang menyerupai macan.
"Bukan macan tapi blacan. Jenis kucing tapi lebih besar dari kucing," ungkap Sutono seperti yang dikutip dari Radar Jogja, Kamis (23/11).

Pertandingan Perpisahan Bruno Moreira? Kapten Persebaya Surabaya Kirim Sinyal Emosional Jelang Lawan Persis Solo
Mengenal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026: Aturan, Materi, dan Ambang Batas
Korban Rudapaksa di Cipondoh Jalani Trauma Healing, DP3AP2KB Kota Tangerang Beri Pendampingan Khusus
Prediksi Skor Bayern Munchen vs PSG: Siapa yang akan Bertemu Arsenal di Final Liga Champions?
10 Rekomendasi Restoran Paling Populer di Surabaya dengan Menu Lengkap dan Harga Variatif
Mobil Plat L Ringsek di Malang Diserang 300 Orang? Polres Malang Turun Tangan, Ini Fakta Terbarunya
11 Kuliner Gudeg Paling Recomended di Surabaya dengan Harga Murah Meriah Tapi Rasa Tidak Murahan
15 Rekomendasi Kuliner Mantap Dekat Bandara Juanda Surabaya, Cocok untuk Isi Waktu Sebelum Check-in
10 Batagor Terenak di Bandung dengan Bumbu Kacang Istimewa, Kuliner Murah Meriah dengan Rasa Premium
12 Kuliner Mie Kocok di Bandung Paling Enak dengan Kuah Gurih yang Bikin Nagih Sejak Suapan Pertama
