
Sati Rasuanto (DOK. TIM HUMAS VIDA)
RISIKO kejahatan keuangan bisa dialami siapa saja, termasuk perempuan. Apalagi, literasi digital dan keuangan belum merata di tengah meningkatnya penggunaan layanan fintech.
Bagi Co-Founder dan CEO Vida Sati Rasuanto, itu menjadi tantangan untuk berinovasi dalam menghasilkan teknologi yang inklusif dan ramah bagi berbagai gender.
Dengan begitu, kata Sati, pengguna layanan digital, khususnya perempuan, dapat melakukan proses onboarding dalam platform digital secara mudah, aman, dan nyaman. ”Tanpa adanya bias dan kendala terkait teknologi deteksi verifikasi identitas” ujarnya belum lama ini.
Menurut Sati, meningkatnya jumlah perempuan sebagai korban platform pinjaman dan investasi online ilegal menunjukkan rendahnya literasi keuangan dengan berbagai latar belakang yang perlu diperhatikan. Baik itu oleh pelaku bisnis industri fintech maupun pemerintah.

Prediksi Skor Paraguay vs Australia di Piala Dunia 2026: Berebut Tiket 32 Besar Namun Berpotensi Imbang
Prediksi Skor Swiss vs Kanada di Piala Dunia 2026: Jonathan David Tancap Gas Bombardir Gawang La Nati
Prediksi Skor Turki vs Amerika Serikat di Piala Dunia 2026: The Stars & Stripes Berburu Rekor Sempurna di Fase Grup
Prediksi Skor Jepang vs Swedia di Piala Dunia 2026: Samurai Biru Incar Tiket 32 Besar di Laga Penentuan
Prediksi Skor Afrika Selatan vs Korea Selatan di Piala Dunia 2026: Son Heung-min Wajib Menang Demi Tiket 32 Besar
Prediksi Skor Tunisia vs Belanda di Piala Dunia 2026: Oranje Wajib Menang demi Amankan Tiket 32 Besar
Profil Wakil Ketua BEM UI Fathimah Azzahra yang Konsisten Mengkritik Program MBG
Prediksi Skor Bosnia dan Herzegovina vs Qatar di Piala Dunia 2026: Mimpi Buruk Al-Annabi Belum Usai
Prediksi Skor Curacao vs Pantai di Piala Dunia 2026: Misi Les Éléphants Menang demi Tiket 32 Besar
Prediksi Skor Maroko vs Haiti di Piala Dunia 2026: Achraf Hakimi Cs Siap Pesta Gol di Laga Penentuan
