
Agus Gendroyono mendaftarkan diri sebagai Caketum Gapensi 2024-2029.
JawaPos.com–Pengurus Lembaga Pengembangan Jasa Konstruksi (LPJK) Kementerian PUPR Agus Gendroyono mendaftarkan diri sebagai Calon Ketua Umum (Caketum) Gabungan Pelaksana Konstruksi Nasional Indonesia (Gapensi) 2024-2029. Pendaftaran dilakukan di kantor BPP Gapensi di kawasan Jati Padang, Pasar Minggu, Jakarta Selatan, Jumat (31/5).
”Alhamdulillah pada hari ini (31/5), saya sudah resmi mendaftarkan diri sebagai Calon Ketua Umum BPP Gapensi 2024-2029. Semua persyaratan sesuai AD/ART maupun PO sesuai format dari panitia penyelenggara Munas XV Gapensi sudah dinyatakan sah memenuhi,” ujar Agus Gendroyono.
Pria yang akrab disapa AG itu mengatakan, proses pemilihan Ketua Umum Gapensi periode 2024-2029 akan dilaksanakan dalam Musyawarah Nasional (Munas) Gapensi XV di Bidakara, Jakarta, pada 5 - 7 Juni.
Dia mengungkap alasan maju itu didasari dorongan sejumlah Badan Pengurus Daerah (BPD) di Koordinator Wilayah (Korwil) Tengah yang meminta mengembalikan kejayaan Gapensi.
Dorongan itu dipicu oleh keprihatinan mereka atas kondisi Gapensi saat ini yang dinilai sedang tidak baik-baik saja. Dari BPD Korwil Tengah, dorongan serupa juga mengalir dari Gapensi Wilayah Barat dan Wilayah Timur Indonesia.
”Itu lah kenapa saya merasa terpanggil mencalonkan diri sebagai Ketum BPP Gapensi dari sisi substansi,” kata Agus Gendroyono.
Jumlah anggota Gapensi terus mengalami penurunan dari waktu ke waktu. Dari 76.000 anggota pada 2010, menjadi 13.000 per Desember 2023. Penurunan itu berimbas tidak beroperasinya kantor Badan Pengurus Cabang (BPC) Gapensi di sejumlah Kota/Kabupaten di seluruh Indonesia.
”Dari data yang saya peroleh, pada 2022 terdapat 38 BPC yang sama sekali sudah tidak memiliki anggota. Kondisi ini meningkat menjadi 42 BPC pada 2023. Artinya, ada 42 kota/kabupaten yang sudah tidak lagi memiliki Gapensi. Padahal, dulu BPC Gapensi ada di kota/kabupaten seluruh Indonesia,” terang Agus Gendroyono.
”Visi saya adalah Bersama AG, Gapensi Pionir Konstruksi. Visi ini berat karena harus menjadikan dan meletakkan Gapensi sebagai kiblat sektor konstruksi. Untuk mewujudkan visi ini harus bisa memetakan peningkatan mutu, sumber daya keanggotaan, mengajak move on dengan meningkatkan kompetensi, dan mem-profiling sesuai dengan daerah masing-masing, deregulasi jasa konstruksi, dan sebagainya,” terang Agus Gendroyono.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
11 Rekomendasi Gudeg Terenak di Jakarta, Kuliner Manis yang Tak Kalah Legit Seperti di Jogjakarta
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
12 Tempat Makan Legend di Bandung yang Wajib Dicoba, Ada yang Sudah Berdiri Sejak Zaman Belanda!
Tanpa Eliano Reijnders dan Luciano Guaycochea! Prediksi Susunan Pemain Bhayangkara FC vs Persib Bandung
11 Kuliner Malam Surabaya Paling Enak dan Legendaris untuk Kamu yang Sering Lapar Tengah Malam
