
Tumpukan besi tua. (Freepik)
JawaPos.com - Usaha besi tua di Kota Surabaya dan kota besar lainnya seringkali dikaitkan dengan masyarakat Madura.
Hal ini disebabkan oleh mayoritas pelaku usaha ini berasal dari Pulau Garam yang merantau ke kota besar.
Dikutip dari Radar Surabaya (JawaPos Grup), Menurut Profesor Bagong Suyanto, seorang sosiolog dari Universitas Airlangga Surabaya, banyak masyarakat Madura yang menjadi pengusaha besi tua, terutama di pinggiran kota besar seperti Kenjeran di Surabaya dan Cilincing di Jakarta.
“Kalau di Surabaya seperti di daerah Kenjeran. Sedangkan kalau di Jakarta ada di Cilincing,” katanya.
Prof. Bagong menjelaskan bahwa alasan utama mengapa usaha besi tua banyak dilakukan oleh masyarakat Madura yang merantau adalah karena adanya faktor jaringan kekerabatan.
Mayoritas pelaku usaha ini masih terikat dalam lingkungan keluarga, dari pedagang hingga pengepul, yang memiliki hubungan kekerabatan yang kuat.
“Artinya mulai pedagang hingga pengepul masih memiliki hubungan kekerabatan,” katanya.
Bagi masyarakat Madura, kekerabatan merupakan hal yang sangat penting dan kunci sukses utama dalam strategi bisnis.
Mereka berusaha memaksimalkan hubungan bisnis dalam usaha besi tua untuk mengendalikan harga besi tua melalui organisasi bisnis besi tua yang ada.
Masyarakat Madura melihat peluang menguntungkan dari besi tua yang dianggap tidak memiliki nilai.
“Masyarakat Madura menangkap peluang menguntungkan dari sebuah besi tua yang dianggap tidak ada nilainya,” terangnya.
Prof. Bagong juga menilai bahwa masyarakat Madura memiliki keberanian, ketekunan, dan etos kerja yang tinggi dalam menggeluti usaha besi tua ini.
Keberhasilan dalam bisnis ini tidaklah instan, namun melalui kerja keras, semangat tinggi, dan keterampilan khusus yang dimiliki masyarakat Madura.

Prediksi Susunan Pemain Timnas Portugal vs RD Kongo: Vitinha Incar Gol Pertamanya
Apa Itu Weton Tibo Pati dan Siapa Saja yang Mendapatkan Julukan Ini? Simak Misteri di Balik Nasib Weton Tibo Pati
7 Weton Tulang Wangi Darah Manis yang Disukai Mahluk Halus Menurut Primbon Jawa, Weton Anda Termasuk?
Daftar Pemain Ghana dan Panama di Grup L Piala Dunia 2026
Prediksi Skor Austria vs Yordania di Piala Dunia 2026: Debut Bersejarah Wakil Asia Terancam di Laga Pertama
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
Prediksi Skor Timnas Portugal vs RD Kongo, Duel Pembuka Grup K Piala Dunia 2026 yang Sarat Ambisi
Surat Pernyataan Manajer Kopdes Merah Putih Bocor di Medsos, Undur Diri Kena Denda Rp 100 Juta?
5 Transportasi Surabaya-Malang Selain Motor yang Lebih Hemat, Tarif Mulai Rp 12 Ribuan
