
Photo
JawaPos.com − Syahrian Abimanyu mendapatkan kesempatan emas. Pemain muda Madura United itu direkrut klub elite Malaysia Johor Darul Ta’zim (JDT).
Sang ayah, Rasiman, yang juga asisten pelatih Madura United menyebut, anaknya yang berusia 21 tahun itu mendapat kontrak jangka panjang. ’’Kontraknya untuk tiga tahun,’’ katanya kepada Jawa Pos.
Pemain yang akrab disapa Abi itu memang sudah melakukan teken kontrak. Namun, dia tidak akan langsung bergabung dengan juara Liga Super Malaysia itu.
Baca Juga: Rencana Shin Tae-yong Disepakati, Timnas U-19 Akan TC ke Spanyol
Untuk musim pertama, Abi akan dipinjamkan terlebih dahulu. Tujuannya, meningkatkan kualitas sebelum membela JDT. Lalu, ke mana Abi akan bermain musim depan?
’’Sampai saat ini pihak manajemen JDT belum memberikan keputusan. Tapi, kami berharap Abi dipinjamkan ke klub yang bisa memberinya menit bermain,’’ kata Rasiman.
Pria yang pernah menjadi pelatih kepala Madura United itu tidak ingin kejadian Safawi Rasid menimpa Abi. Awalnya, Safawi juga mendapat kontrak jangka panjang. Pemain timnas Malaysia itu kemudian dipinjamkan ke tim asal Portugal Portimonense FC. ’’Tapi, di sana (Portugal) Safawi malah tidak pernah dimainkan,’’ tambahnya.
Karena itu, kalau bisa usul, Rasiman ingin anaknya dipinjamkan ke klub Spanyol. Jika di Spanyol, Rasiman yakin Abi akan lebih berkembang. ’’Karena dia (Abi) sudah tahu gaya hidup di sana (Spanyol). Faktor bahasa juga tidak jadi kendala,’’ ungkapnya.
Ya, sebelumnya, Abi memang pernah menimba ilmu di klub asal Spanyol Atletico Levante UD B pada 2016−2017. Meski begitu, Rasiman tidak bisa memutuskan. ’’Semua keputusan ada di tangan manajemen JDT,’’ tambahnya.
Abi mengaku senang bisa bergabung dengan JDT. Meski harus dipinjamkan terlebih dahulu, dia mengaku tidak masalah. Dia ingin membuktikan bahwa dirinya layak segera kembali ke JDT dalam waktu dekat.
Sebab, menurut dia, JDT adalah salah satu tim impiannya. ’’JDT ini kan salah satu klub dengan fasilitas terbaik di Asia. Yang jelas perasaan saya pasti bangga dan senang, campur aduk,’’ katanya saat dihubungi Jawa Pos.
Namun, Abi tahu bahwa dirinya harus selalu menunjukkan kemampuan terbaik. Dia juga sudah mendapat wejangan dari sang ayah. Dari sudut pandang pelatih, Rasiman meminta anak asuhnya bisa belajar disiplin. Sebab, persaingan di Malaysia jelas akan lebih berat.
’’Apalagi sebagai pemain asing Abi pasti diberi ekspektasi lebih. Saya harap dia bisa selalu bekerja keras, karena tidak ada waktu untuk bersantai,’’ kata Rasiman.
Rasiman berharap anaknya tidak cepat-cepat kembali ke Indonesia. ’’Harus bisa bersaing di luar negeri. Jangan sampai nanti ke depan sudah merasa puas bisa bermain di Liga Indonesia,’’ tegasnya.

Atlet Golf Putri Indonesia Diduga Diculik, Sedang Rayakan Ultah Nenek di Restoran Tiba-tiba Disergap 5 Pria
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
Rekor Pertemuan Lengkap Argentina vs Spanyol, Mencari Juara Sejati di Final Piala Dunia 2026
Alasan Mengapa Jude Bellingham Menampar Pemain Argentina Setelah Inggris Tersingkir dari Piala Dunia 2026
Analisis Prediksi Bursa Prancis vs Inggris di Piala Dunia 2026: Les Bleus Lebih Dijagokan Rebut Posisi Ketiga
Analisis Prediksi Bursa Spanyol vs Argentina di Piala Dunia 2026: La Roja Lebih Dijagokan Juara Piala Dunia 2026
Usai Timnas Inggris Gagal ke Final Piala Dunia 2026, Gary Neville dan Roy Keane Saling Adu Pendapat
Presiden Prabowo Hadiri Panen Raya TNI: Hari Ini Saya Bahagia
Profil Simson Rarameha Ngadang alias Temon: Lulusan Psikologi UI yang Memilih Jadi Komedian
Komedian Temon Kristen Tapi Punya Banyak Istri, Begini Kata Pihak Keluarga
