
Edy Rahmayadi memutuskan mundur dari kursi ketum PSSI dalam kongres di Bali, Minggu (20/1)
JawaPos.com – Edy Rahmayadi telah mundur dari jabatannya sebagai Ketua Umum PSSI. Dia memutuskan mundur dalam pidato di Kongres PSSI 2019, Minggu (20/1) di Bali. Selama lebih dari dua tahun memimpin PSSI, Edy kerap dicap gagal oleh khalayak. Padahal, anggapan itu tak sepenuhnya benar.
Bahkan, di dunia maya sempat ramai muncul tagar #EdyOut. Itu imbas dari kegagalan Timnas Indonesia berprestasi di Piala AFF 2018. Apalagi Edy juga rangkap jabatan sebagai Gubernur Sumatera Utara.
Edy terpilih sebagai Ketua Umum PSSI pada Kongres Luar Biasa (KLB) PSSI di Ancol, 10 November 2016 silam. Pada 24 Juli 2018 kemarin, Edy ditetapkan sebagai Gubernur Sumatera Utara (Sumut) terpilih periode 2018-2023.
Selama memimpin PSSI, cukup banyak program dan pencapaian yang dilakukan Edy. Berdasarkan data yang JawaPos.com terima dari Asprov PSSI Jawa Timur (Jatim), ada banyak kegiatan baru yang telah dilakukan oleh PSSI selama kepemimpinan Edy. Edy berhasil membangkitkan sejumlah agenda yang sempat mati suri.
Salah satu yang gencar dilakukan oleh PSSI adalah mengadakan kursus kepelatihan. PSSI menggelar kursus pelatih mulai dari lisensi D hingga Pro AFC. Selain itu, mereka juga menggandeng Federasi Sepak Bola Jerman (DFB) sebagai partner.
Selama kepemimpinan Edy, PSSI juga memperbanyak kompetisi di tingkat usia dini. Piala Soeratin digeber di tiga kelompok usia, yakni U-13, U-15 dan U-17. PSSI juga menggelar kompetisi Liga 1 untuk U-16 dan U-19.
Memang, Timnas senior masih saja gagal memberikan gelar juara. Namun Indonesia menunjukkan tajinya di level usia dini. Timnas U-16 arahan Fakhri Husaini berhasil menjuarai Piala AFF U-16 2018 di Sidoarjo.
Program dan prestasi PSSI Era Edy Rahmayadi
Program
- Menciptakan 1.500 guru sertifikasi D License di Jatim dan Maluku
- Kerja sama kepelatihan dengan DFB Jerman
- Youth Referee course dengan British Council
- Youth referee course Filanesia
- Kerja sama Kemendikbud Gala Siswa
- Kerja sama Kemendikbud Pelatihan Guru SD dan SMP se-Indonesia
- Menciptakan Kurikulum Pembinaan Karakter
- Pendirian NDRC - National Dispute Resolution Chamber
- Lahirnya Filosofi Sepak Bola Indonesia (FILANESIA)
- Bangkitnya Timnas Sepak Bola Pantai
- Bangkitnya Timnas Wanita
- Kembali Digelarnya Piala Indonesia
- Kembalinya Kepercayaan Internasional: 10 event internasional selama 2018
- Bertambahnya kelompok usia di Piala Soeratin: U-13, U-15, U-17
- Digelarnya Liga 1 U-19
- Menghelat Elite Pro Academy Liga 1 U-16
- Lisensi D Nasional untuk Guru Olahraga tingkat SMP
- Menggelar 'Coaching Instructor Courses'
- Menggelar National Coaching Conference
- Menggelar Football Expo 2018
- Untuk kali pertama menggelar kursus pelatih lisensi Pro AFC
- Mengadakan Pengembangan Talent Scouting Group
- Referee Courses (C3, U25, C2, C1, Referee Refreshment)
- Referee Assessor & Instructor Courses. Thoriq Alkatiri: AFC Elite Panel Referee 2019
- Aktifnya sembilan Timnas lintas Usia dan Lintas Ggender:
Timnas Sepak Bola Pantai Putra
Timnas Sepak Bola Senior Putra
Timnas Sepak Bola U-23 Putra
Timnas Sepak Bola U-19 Putra
Timnas Sepak Bola U-16 Putra
Timnas Sepak Bola Wanita Senior
Timnas Sepak Bola Putri U-16
Timnas Futsal Putra
Timnas Futsal Putri
- Terselenggaranya laga resmi FIFA di Indonesia untuk sepak bola wanita. Yakni pertandingan antara Timnas Indonesia lawan Thailand, 25 Mei 2018
Kursus Kepelatihan
- Kursus C AFC:
2017 = 11 kursus
2018 = 31 kursus
-Kursus B AFC
2017 = 2 kursus
2018 = 3 kursus
- Kursus A AFC
2017 = 1 kursus
2018 = 1 kursus
- Kursus D PSSI
2018 = 42 kursus
Prestasi Timnas
- Timnas U-16: Juara Tien Phong Cup, Juara Jennesys Cup, Juara AFF U-16 2018, delapan besar AFC U-16 2018
- Timnas U-19: Peringkat 3 AFF U-19 2018 dan delapan besar AFC U-19 2018
- Timnas U-23: Perunggu SEA Games 2017 dan 16 Besar Asian Games 2018
- Timnas Putri: Lolos Putaran kedua Kualifikasi Olimpiade 2020
- Timnas Putri Futsal: Perunggu SEA Games 2017
Sumber: PSSI Jatim

10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
14 Rekomendasi Gado-Gado Paling Recomended di Surabaya, Cita Rasa Klasik Autentik dan Harga Ramah di Kantong
Berburu Oleh-Oleh Khas Pasuruan? Ini 15 Buah Tangan yang Cocok untuk Keluarga di Rumah Berdasarkan yang Paling Dicari Wisatawan
15 Pecel Paling Enak di Surabaya, Cita Rasa Sambal Kacang yang Autentik dan Ragam Lauk Tradisional yang Menggoda Selera
10 Tempat Makan Pempek Favorit di Bandung, Pilihan Menu Lengkap, Rasa Autentik, dan Perpaduan Cuko yang Kaya Rempah
Koperasi Desa Merah Putih di Pakuhaji Sepi dan Bangunan Sederhana, Dinkop UMKM Tangerang: Tidak Dibangun dari Dana Agrinas
5 Mall Terbaik dan Paling Cozy di Solo, Cocok untuk Menikmati Kuliner, Belanja, dan Nongkrong di Satu Tempat
13 Wisata Terbaik Dekat Stasiun Pasuruan, Buat Liburan Tak Perlu Jauh Tapi Tetap Seru
12 Tempat Kuliner Soto yang Jadi Favorit di Malang, Soal Rasa Jangan Ditanya Pasti Enak!
Tak Perlu lagi Pusing Parkir, Ini Rute Transjakarta Paling Pas ke Indonesia Arena GBK
