Logo JawaPos
Author avatar - Image
Jumat, 15 Mei 2026 | 18.08 WIB

Gagal Lolos Verifikasi Lisensi dari PSSI, PSIS Semarang Dibayangi Hukuman Pengurangan Poin di Liga 2 Musim Depan

Skuad PSIS Semarang. (Istimewa) - Image

Skuad PSIS Semarang. (Istimewa)

JawaPos.com - Kondisi PSIS Semarang menjelang kompetisi Liga 2 musim depan semakin menjadi sorotan. Setelah dinyatakan belum lolos lisensi klub PSSI 2026, Laskar Mahesa Jenar kini dibayangi ancaman pengurangan poin hingga potensi larangan merekrut pemain asing.

I League sebelumnya membuka peluang pemberian sanksi bagi klub Championship atau Liga 2 yang gagal memenuhi syarat lisensi klub PSSI. Sanksi yang disiapkan berupa pengurangan poin dengan jumlah bervariasi, mulai dari minus satu hingga minus lima poin saat kompetisi dimulai.

Dari daftar yang diumumkan, terdapat sembilan klub yang belum lolos lisensi. Klub tersebut antara lain Persiraja Aceh, Persela Lamongan, Sumsel United, Persiku Kudus, PSIS Semarang, Kendal Tornado, PSBS Biak, Persikad Depok, dan Persiba Balikpapan.

Sementara itu, beberapa klub yang sudah dinyatakan lolos lisensi di antaranya Semen Padang, Barito Putera, PSPS Pekanbaru, Deltras, PSMS Medan, dan Bekasi City. Meski demikian, peluang lolos masih terbuka karena PSSI memberikan kesempatan banding sekaligus waktu tambahan bagi klub untuk melengkapi dokumen hingga 22 Mei 2026.

Situasi PSIS langsung memancing perhatian suporter. Ketua Panser Biru, Kepareng atau yang akrab disapa Wareng, ikut menanggapi kabar tersebut melalui akun Instagram pribadi @kepareng_wareng.

Dalam unggahannya, Wareng menyoroti ancaman hukuman pengurangan poin yang berpotensi diterima PSIS jika gagal memenuhi syarat lisensi klub. Dia juga mempertanyakan kendala yang membuat PSIS belum mampu menyelesaikan proses lisensi hingga saat ini.

Meski begitu, Wareng tetap meminta suporter memberi dukungan kepada manajemen baru PSIS agar segera membenahi persoalan yang ada. Masalah yang dihadapi PSIS ternyata tidak berhenti pada urusan lisensi.

Klub asal Semarang itu juga disebut terancam kesulitan mendaftarkan pemain asing untuk musim depan. Penyebabnya, ada dua pemain asing yang dilaporkan masih membawa persoalan ke FIFA.

Kondisi tersebut disebut-sebut menjadi dampak dari masalah administrasi dan finansial yang belum sepenuhnya selesai dari musim sebelumnya. Jika tidak segera diselesaikan, situasi ini bisa memengaruhi persiapan tim menghadapi Liga 2 musim depan.

Editor: Latu Ratri Mubyarsah
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore