
Andritany punya doa khusus buat Kurnia Meiga.
JawaPos.com - Kondisi Kurnia Meiga yang masih sakit terdegar juga ke telinga kiper Persija Jakarta, Andritany Ardhiyasa. Dia punya doa yang bikin merinding untuk kesembuhan Meiga.
Meiga memang sudah nyaris sebulan tak ada dalam skuat Arema. Awalnya didiagnosis mengalami saki tifus, tapi sampai saat ini sang kiper belum juga diberi kesembuhan.
Tentu publik Indonesia berharap Kurnia Meiga segera sembuh dan kembali menunjukkan penyelamatan-penyelamatan gemilangnya lagi. Hal itu kiranya yang juga diharapkan Andritany.
"Saya sangat ingin menghubungi beliau, tapi belum direspons. Mungkin dia tak punya kontak saya," ungkap kiper yang disapa Bagol itu.
Bagol sendiri punya doa khusus buat Meiga. Dia bilang kalau Indonesia sangat membutuhkan jasa kiper 27 tahun tersebut.
"Bukan hanya Arema yang membutuhkan dia, tapi Indonesia sangat mebutuhkan jasanya. Saya harap dia segera bisa sembuh dan bermain lagi," tandas dia.

10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
Berburu Oleh-Oleh Khas Pasuruan? Ini 15 Buah Tangan yang Cocok untuk Keluarga di Rumah Berdasarkan yang Paling Dicari Wisatawan
10 Tempat Makan Pempek Favorit di Bandung, Pilihan Menu Lengkap, Rasa Autentik, dan Perpaduan Cuko yang Kaya Rempah
16 Tempat Wisata Terbaik di Pandaan Pasuruan yang Buat Liburan Penuh Panorama Alam, Pegunungan dan Ketenangan
11 Rekomendasi Es Teler Terlaris di Jogja, Selalu Jadi Favorit Pecinta Dessert Tradisional Warga Lokal Maupun Pelancong!
10 Kuliner Lezat Dekat Stasiun Pasar Turi Surabaya, dari Lontong Balap hingga Nasi Bebek
10 Kedai Es Teler Paling Enak di Jakarta, Cocok untuk Melepas Dahaga saat Cuaca Panas di Siang Hari!
14 Rekomendasi Gado-Gado Paling Recomended di Surabaya, Cita Rasa Klasik Autentik dan Harga Ramah di Kantong
18 Oleh-Oleh Khas Tulungagung Ini Wajib Dibeli Jika Berkunjung, dari Kuliner hingga Kerajinan Tradisional
Ribuan Suporter Rayakan HUT ke-94 PSIS Semarang, Flare dan Nyanyian Menggema di Depan Kantor Gubernuran Jawa Tengah
